Tersedia informasi Peribahasa dalam Bahasa Indonesia.

Adakah buaya menolah bangkai?

Orang jahat tidak membiarkan kesempatan berlalu jika kesempatan itu ada padanya


Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut

Kita hendaknya menurutkan adat negeri atau daerah masing-masing


Air yang tenang deras di dalamnya

Jangan menganggap enteng kepada orang yang pendiam, karena biasanya orang yang pendiam itu banyak ilmunya


Alah limau oleh benalu

Orang yang menyusahkan atau merugikan hidup orang tempat dia menumpang


Anak tak masak ajar

Tidak mendapatkan pelajaran dan pendidikan yang baik dari siapapun


Angguk-angguk balam

Asal mengangguk saja, tetapi sebenarnya belum mengerti


Angin-anginan

Kedaan yang tidak tetap , selalu berubah-ubah, tidak stabil


Angin bersiru kami lah tahu

Arif terhadap sikap seseorang yang telah berubah kepada kita


Angus-angus kerak

Tidak rusak benar, meskipun tidak sempurna, masih bisa digunakan


Angus tidak berapi, karam tak berair

Perihal orang yang mendapat kesusahan yang jelas penyebabnya, misalnya akibat kematian orang yang sangat dikasihinya




katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian