Kata Kamus

Arti Peribahasa Hati bagai pelepah, jantung bagai jantung pisang, telinga bagai telinga rawah



Hati bagai pelepah, jantung bagai jantung pisang, telinga bagai telinga rawah

Orang yang tidak memiliki perasaan atau tidak dapat membedakan yang baik dan yang buruk

Anak kunci jahat, peti celaka

Kiasan kepada suami jahat, istrinya kelak akan berkhianat

Anak seorang menantu malin

Seseorang yang beruntung mempunyai anak perempuan karena bersuamikan orang yang mulia dan taat beragama

Jangan menendang ujung yang tajam

Jangan melawan yang kuat karena akhirnya kita sendiri yang akan menderita

Jangan menunda sampai besok apa yang dapat kamu kerjakan hari ini

Segala sesuatu yang dapat dikerjakan hari ini sebaiknya diselesaikan hari ini juga, agar besok dapat mengerjakan yang lain lagi

Kalau tiada berpadi, sembarangan kerja serba tak jadi

Kalau peralatan dan biaya tidak mencukupi, segala pekerjaan tidak akan berhasil baik

Ada aku dipandang hadap, tiada aku pandang belakang

Di depan bermulut manis, di belakang perkataanya busuk

Anjing Belanda (ungkapan)

Kaki tangan atau kacung orang Belanda

Cencang dua serangai

Sekali jalan, dua pekerjaan selesai








katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy