Enam disangka loyang

Orang yang miskin disangka jahat, padahal sangat baik budi pekertinya

Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut

Kita hendaknya menurutkan adat negeri atau daerah masing-masing

Air mata jatuh ke dalam

Perasaan sedih yang dipendam sendiri, tiada orang yang tahu

Aku kalah kau tak menang

Jawaban yang mau menang sendiri

Alah disabung, menang disorak

Sudah kalah, tapi masih besar omong

Alang-alang berminyak biar licin

Mengerjakan sesuatu janganlah setengah-setengah, tetapi bersungguh-sungguhlah agar tercapai maksud dan tujuan

Alur bertempuh, jalan berturut

Semua menurut adat atau kebiasaan yang lazim

Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar

Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya

Angguk bukan, geleng iya

Lain dimulut lain dihati


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian