Bagai kucing menjemput api

Kalau disuruh tetapi tidak kembali lagi

Gambar dari Bagai kucing menjemput api

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adat gunung tempatan kabut

Kepada yang pandai kita bertanya dan kepada yang kaya kita meminta/ meminjam

Air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam

Makan dan minum terasa tak enak karena hati sedang gelisah

Air pun ada pasang surutnya

Untung dan malang itu berganti-ganti, tak selamanya senang

Air yang tenang jangan disangka tiada berbahaya

Orang pendiam jangan dianggap penakut atau dapat dipermainkan

Akal yang baik memberikan akhir yang baik

Segala sesuatu yang dimulai dengan cara yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik pula

Ampang-ampang (Ungkapan)

Pintu kereta (perlintasan kereta api dengan jalan raya)

Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar

Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya

Anak dipangku , kemenakan dibimbing

Baik anak kandung maupun akan kaum kerabat harus tetap diperhatikan


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian