Hati bagai dianyang

Rasa perasaan hati yang sangat pedih

Adat gunung tempatan kabut

Kepada yang pandai kita bertanya dan kepada yang kaya kita meminta/ meminjam

Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut

Kita hendaknya menurutkan adat negeri atau daerah masing-masing

Akal seperti kancil beranak

Sangat cerdik dan licin sekali

Aku tak hendak, kau tak ingin

Sama-sama tidak mau

Aku nampak olah, kelibat hang sudah kutahu

Bagi seorang yang bijaksana, dangkal atau dalamnya pengetahuan seseorang dapat diketahui

Alah disabung, menang disorak

Sudah kalah, tapi masih besar omong

Angin-anginan

Kedaan yang tidak tetap , selalu berubah-ubah, tidak stabil

Bagai air dengan minyak

Dua hal yang tidak bisa dipersatukan


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian