Kata Kamus

Arti Peribahasa Hari baik dibuang-buang, hari buruk dikejar-kejar



Hari baik dibuang-buang, hari buruk dikejar-kejar

Mengejar peluang atau kesempatan baik yang pernah diabaikan sebelumnya

Bagai pungguk merindukan bulan

Seseorang yang mencintai kekasihnya tetapi cintanya tidak berbalas

Emas tiada bangsa pun berkurang

Tidak kaya (tidak berharta) dan tidak pula berketurunan ningrat

Akal tiga jengkal

Merasa diri kurang dari orang lain

Mabuk dienggan lalu

Mengangankan sesuatu yang tidak mungkin didapatkan

Hafal kaji karena diulang, pasar jalan karena ditempuh

Semua pekerjaan akan menjadi lancar atau mahir jika selalu dilakukan berulang kali

Bak birah dengan keladi

Kiasan untuk dua orang yang mirip, tetapi sifatnya sangat berlainan

Bagai menyimpan bangkai

Serapat-rapatnya menyembunyikan perbuatan buruk, lama-kelamaan akan ketahuan juga

Lecah di kaki

Dikiaskan kepada seseorang laki-laki di Minangkabau yang menikahi perempuan , kemudian hidup di rumah istrinya, tetapi tidak punya tanggung jawab dan hanya sebagai penumpang saja tetapi apabila ada yang tidak menyenangkan hatinya, ia akan meninggalkan istrinya








katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy