Hidup berakal, mati beriman

Dalam melakukan sesuatu hendaknya menggunakan akal pikiran

Adat rimba raya, siapa berani ditaati

Kehidupan manusia yang menggunakan kekerasan atau kepuasan saja, dan tidak menggunakan akal

Air mata jatuh ke perut

Sangat bersedih hati tetapi ditahan/ disimpan saja

Air pun ada pasang surutnya

Untung dan malang itu berganti-ganti, tak selamanya senang

Air tenang menghanyutkan

Orang yang diam banyak pengetahuannya

Air yang tenang jangan disangka tiada berbahaya

Orang pendiam jangan dianggap penakut atau dapat dipermainkan

Akal hilang paham tertumpuk

Bantu semua jalan pikiran

Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Tak ada sesuatu yang terus menjadi sempurna, mesti secara berangsur-angsur

Akal tiga jengkal

Merasa diri kurang dari orang lain


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian