Orang besar kehilangan kebesarannya, sehingga tidak disegani lagi
Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar
Adat juara kalah menang, adat saudagar laba rugi
Sudah menjadi sesuatu yang lumrah , ada kalanya kita berjaya, ada masanya kita gagal
Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang
Tak ada sesuatu yang terus menjadi sempurna, mesti secara berangsur-angsur
Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar
Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya
Seseorang yang beruntung mempunyai anak perempuan karena bersuamikan orang yang mulia dan taat beragama
Lain dimulut lain dihati
Anjing itu biar dipukul sekalipun, berulang juga ia ke tempat yang banyak tulang
Orang jahat, biarpun sudah dihukum, ia akan terus melakukan kejahatan
Perbuatan jahat dilakukan kembali
Orang kecil hendak melawan orang besar
katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019
Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian