Kalau pandai mencengceng akar, mati lalu ke puncaknya

Bila dapat menguasai pimpinannya, anak buahnya tak akan berdaya lagi

Gambar dari Kalau pandai mencengceng akar, mati lalu ke puncaknya

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adat diisi lembaga dituang

Mengerjakan sesuatu dengan menurut kebiasaan yang terpakai

Adat muda menanggung rindu, adat tua menahan ragam

Tiap-tiap orang harus sudah menerima sesuatu yang sudah jamaknya/ sewajarnya

Air besar batu bersibak

Bila ada bahaya atau malapetaka, tiap-tiap orang biasanya mencari kaumnya atau keluarganya atau bangsanya atau kalangannya

Air pun ada pasang surutnya

Untung dan malang itu berganti-ganti, tak selamanya senang

Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Tak ada sesuatu yang terus menjadi sempurna, mesti secara berangsur-angsur

Alu berpucuk

Tipu daya atau tipu muslihat

Alah membeli menang memakai

Membeli barang bagus tetapi mahal masih lebih menguntungkan dari pada membeli barang murah tapi cepat rusak

Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar

Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian