Diam ubi lagi kental, diam besi lagi sentil

Diamnya orang yang berilmu adalah pemikir, sedangkan diamnya orang bodoh adalah sia-sia

Gambar dari Diam ubi lagi kental, diam besi lagi sentil

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adat berunding di atas rumah

Jangan membicarakan sesuatu yang penting di sembarang tempat

Adat dunia balas-membalas, syariat palu-memalu

Kebaikan hendaknya dibalas dengan kebaikan, kejahatan dibalas dengan kejahatan pula

Adat hidup tolong-menolong, syariat palu-memalu

Dalam kehidupan setiap hari kita haruslah saling tolong-menolong

Air jernih ikannya jinak

Negeri yang aman makmur dan penduduknya ramah-ramah terhadap orang asing/ pendatang

Alah disabung, menang disorak

Sudah kalah, tapi masih besar omong

Alur bertempuh, jalan berturut

Semua menurut adat atau kebiasaan yang lazim

Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar

Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya

Anak dipangku , kemenakan dibimbing

Baik anak kandung maupun akan kaum kerabat harus tetap diperhatikan


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian