Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah

Ketika hidup mengikuti aturan dan kebiasaan yang berlaku, setelah mati berserah diri kepada Tuhan

Air keruh ada hulunya

Suatu urusan atau masalah yang sudah tidak baik dari awalnya

Aku kalah kau tak menang

Jawaban yang mau menang sendiri

Alah-alah setapak

Mengalah sedikit

Alah disabung, menang disorak

Sudah kalah, tapi masih besar omong

Ampang sampai ke sebrang, dinding sampai ke langit

Bertindak tidak tanggung-tanggung

Angan-angan mengikat tubuh

Bersusah hati karena memikirkan hal yang bukan-bukan

Angguk bukan, geleng iya

Lain dimulut lain dihati

Angin-anginan

Kedaan yang tidak tetap , selalu berubah-ubah, tidak stabil


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian