Harap hujan dilangit, air di tempayan ditumpahkan

Karena mengharapkan sesuatu yang lebih besar dan belum pasti, yang sudah dimiliki dilepaskan

Gambar dari Harap hujan dilangit, air di tempayan ditumpahkan

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adakah orangtua kehilangan tongkatnya dua kali?

Adakah orang yang sudah berpengalaman, mengulangi kesalahan yang sama?

Adat muda menanggung rindu, adat tua menahan ragam

Tiap-tiap orang harus sudah menerima sesuatu yang sudah jamaknya/ sewajarnya

Air keruh ada hulunya

Suatu urusan atau masalah yang sudah tidak baik dari awalnya

Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut

Kita hendaknya menurutkan adat negeri atau daerah masing-masing

Air mata jatuh ke perut

Sangat bersedih hati tetapi ditahan/ disimpan saja

Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Tak ada sesuatu yang terus menjadi sempurna, mesti secara berangsur-angsur

Akal tiga jengkal

Merasa diri kurang dari orang lain

Ampang sampai ke sebrang, dinding sampai ke langit

Bertindak tidak tanggung-tanggung


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian