Adat juara kalah menang, adat saudagar laba rugi
Sudah menjadi sesuatu yang lumrah , ada kalanya kita berjaya, ada masanya kita gagal
Adat sepanjang jalan, cupak sepanjang betung
Setiap perbuatan ada aturannya sendiri
Bila ada bahaya atau malapetaka, tiap-tiap orang biasanya mencari kaumnya atau keluarganya atau bangsanya atau kalangannya
Orang yang diam banyak pengetahuannya
Merasa diri kurang dari orang lain
Sudah kalah, tapi masih besar omong
Ampang sampai ke sebrang, dinding sampai ke langit
Bertindak tidak tanggung-tanggung
Anggur yang baik tidak memerlukan karangan bunga
Orang bijak yang selalu berbuat baik tidak pernah mengharapkan penghargaan dari orang lain
katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019
Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian