Kata Kamus

Kamus psikologi - Istilah-istilah dalam psikologi


abasement

(kerendahan hati); (Muray) kebutuhan untuk tunduk, ikut patuh, untuk menyerah, untuk mengaku dosa atau mengakui kesalahan, untuk bertaubat dan menebus dosa, bersedia menerima hukuman.


abclution

(R.B. Cattell); penolakan untuk melakukan akulturasi. Lawan katanya COMENTION.


abdominal reflex

(refleks perut); satu pengerutan otot-otot dalam dinding perut sebagai reaksi terhadap serangan atau pukulan tiba-tiba terhadap kulit di daerah tersebut.


abducens nucleus

(inti abdusens); suatu masa sel-sel syaraf dalam kamar jantung keempat yang menimbulkan gerakan pada syaraf abdusens.


abducens or abducent nerve

(syaraf abdusens atau syaraf pengangkut); adalah syaraf tengkorak keenam. Syaraf abdusens ini mengangkut satu komponen motorik ke otot rektus lateral dari mata dan satu komponen sensoris yang menengahi peristiwa propriosepsi dari otot yang sama.


aberration

(penyelewengan, penyimpangan, keluarbiasaan, sikap dan tindakan yang berlainan); penyimpangan dari kenormalan; suatu penyelewengan temporer dari kenormalan; tingkah laku ganjil atau idiosinkretis (aneh, istimewa).


abience, avoidance


ability

(kemampuan, kecakapan, ketangkasan, bakat, kesanggupan); tenaga (daya kekuatan) untuk melakukan suatu perbuatan. Kemampuan bisa merupakan kesanggupan bawaan sejak lahir, atau merupakan hasil latian atau praktik. Kemampuan dibedakan dari apitude (kecerdasan), karena menunjukkan suatu kegiatan uang dapat dilakukan sekarang; sedang apitude menunjuk perlunya ada latihan atau pendidikan sebelum suatu perbuatan dapat dilakukan pada waktu-waktu mendatang. Kapasitas (capacity) sering dipakai sebagai sinonim bagi kemampuan (ability) biasanya menyangkut satu kemampuan yang sepenuhnya bisa dikembangkan di masa mendatang asalkan disertai pengkondisian latihan secara optimal. Dalam praktiknya, kapasitas seseorang jarang sekali bisa dicapai sepenuhnya. Lagi pula GENERAL ABILITY; SPECIFIC ABILITY.


ability grouping

(pengelompukan menurut bakat); praktik penggolongan murid-murid dalam kelompok-kelompok yang relatif homogen menurut kemampuan skolastik mereka.


ability test

(tes bakat atau kemampuan); satu ujian atau pemeriksaan yang telah dibakukan, bertujuan untuk mengukur baik bakat-bakat umum maupun beberapa bakat-bakat khusus.


ablation

(pembuangan semua atau sebagian organ); (misalnya otak) dengan tujuan untuk mempelajari fungsi organ tersebut. Sinonim dengan EXTIRPATION.


abnormal

(abnormal, tidak normal ); berbeda atau sangat menyimpang dari kenormalan; penulisan mengenai tingkah laku yang menyimpang secara mencolok dari acuan normatif, sehat atau diinginkan sekali secara psikologis, dilihat dari satu titik pandangan penyesuaian diri. Istilah tersebut sering mengandung konotasi kuat ten tang suatu hal yang tidak diinginkan atau yang patologis: tetapi kadangkala juga dipakai untuk menyatakan sifat supernormalitas atau superioritas ekstrem. 2. dalam distribusi-distribusi statistik, istilah terse but menyatakan skor atau angka-angka yang atypis atau yang di luar kenormalan, atau di luar jarak yang diharapkan dari skor-skor atau biji-bijinya. Sekalipun istilah abnormal dan normal telah digunakan secara luas baik dalam penulisan teknis maupun populer, namun jelas sulit untuk didefinisikan secara tepat. Beberapa pihak yang ber-wewenang menyarankan agar abnormalitas didefinisikan dalam angka-angka statistik yaitu individu yang jatuh di luar batas-batas tertentu sepanjang kurva probabilitas normal harus dianggap sebagai abnormal. Kesulitan dengan definisi ini justru terletak dalam penentuan di mana kita harus menetapkan batas-batasnya, atau peletakan titik-titik akhirnya. Orang lain menegaskan, bahwa kenormalan dan keabnormalan harus didefinisikan sesuai dengan ukuran-ukuran baku kultural; dengan demikian memungkinkan munculnya ruang gerak yang luas bagi relativitas kultural. Beberapa penulis menyatakan bahwa kenormalan harus didefinisikan sebagai ihwal yang menyangkut masalah subjektif, atau berkenaan dengan perasaan-perasaan individu yang me-madai atau adekuat, kebahagiaan dan keterkaitan dengan individu lain. Dalam penggunaan definisi ini, harus diberikan ruang gerak yang cukup luas bagi penilaian klinis. Lihat juga istilah NORMAL; NEUROTIC; PSYCHOTIC; ADJUSTMENT; MALADJUSTMENT.


abnormal psychology

(psikologi abnormal); cabang psikologi yang membahas tingkah laku abnormal. Sinonim dengan PSYCHO-PATHOLOGY.


aboulia

(abulia); lihat ABULIA.


abreaction

(reaksi penyaluran); (Psikoanalisis) pelepasan ketegangan dengan jalan mengenang kembali atau mengalami ulang lewat kata-kata, perasaan-perasaan dan gerakan-gerakan dari suatu pengalaman traumatik (yang menjadi sumber asal dari ketegangan) di hadapan seorang analis. Sinonim dengan CATHARSIS (katarsis). (Abreaction merupakan istilah teknis yang lebih disukai; catharsis lebih banyak dipakai dalam penulisan nonteknis).


abscissa

(absis); 1. sumbu horizontal atau sumbu-x pada suatu grafik dua dimensi. Dalam kurva-kurva belajar misalnya, variabel bebas dari waktu atau cobaan biasanya dituliskan sepanjang absisnya, sedang variabel tidak-bebasnya mengenai kesalahan-kesalahan atau sukses-suksesnya dituliskan pada ordinat atau sumbu vertikal. 2. jarak (jarak x) dari suatu titik khusus sampai titik asalnya, dihitung sepanjang suatu garis yang sejajar dengan sumbu horizontal.


absolute accommodation

(akomodasi mutlak); akomodasi tiap mata secara terpisah-pisah.


absolute error

(kesalahan mutlak); nilai atau skor plus atau minus yang bisa diamati, skor atau nilai sebenarnya. Nilai sebenarnya itu biasanya dipakai sebagai titik tengah (mean) pengukuran. Dengan demikian kesalahan absolut adalah suatu penyimpangan positif atau negatif pada kedua sisi titik tengah.


absolute impression

(kesan mutlak); satu pertimbangan mengenai intensitas, kecemerlangan, bobot dan lain-lain, ketika perangsang disajikan tanpa sebarang standar perbandingan. Pernyataan "Bayi ini gemuk" menggambarkan satu kesan mutlak. (Dibedakan dari ABSOLUTE JUDGMENT).


absolute judgment

(pertimbangan mutlak); dalam satu seri pertimbangan disajikan satu penilaian dari sepasang perangsang pertama sebelum diberikan perangsang kedua. Pembuatan pertimbangan-per-timbangan tersebut dilakukan sesudah subjek mengenal dengan akrab seri ter-sebut; karena itu sifatnya tidak "mutlak" benar; tetapi hasil pertimbangannya membangunkan suatu skala subje~tif, untuk memberikan pertimbangan ter-hadap bagian atau anggota tertentu dari seri yang bersangkutan.


absolute judgment method

(metode pertimbangan mutlak); satu metode psikofisik dengan mempertimbangkan setiap perangsang dalam suatu seri-seri lewat satu kesan mutlak, atau apabila tidak terdapat sebarang standar per bandingan .


absolute luminosity

(kilauan cahaya yang mutlak); kilauan diungkapkan dengan ketentuan-ketentuan mutlak, seperti lumen-lumen (cahaya sinar, kesatuan arus cahaya per detik) setiap wattnya.


absolute measurement

(ukuran mutlak); 1. pengukuran tanpa memperhitungkan tanda-tanda aljabar. 2. kuantitas atau pengukuran diperoleh dari benda yang diukur, dan tidak bergantung pada pembandingan dengan variabellain.


absolute pitch

(pola titinada mutlak); 1. pola titinada atau puncak suatu nada sebagai fungsi dari kecepatan getarannya. 2. kemampuan untuk mengenali dan me-nyebutkan satu nada yang terpisah.


absolute scale

(skala mutlak); satu skala dengan suatu titik nol-mutlak; disertai interval-interval yang sama.


absolute sensitivity

(kepekaan mutlak); ambang mutlak atau besarnya perangsang minimal yang diperlukan untuk membangkitkan satu perasaan atau penginderaan. Lihat juga ABSOLUTE THRESHOLD.


absolute threshold

(ambang mutlak); perangsang efektif minimal yang dapat menyebabkan satu perasaan atau penginderaan pada 50% dari semua percobaan (Reiz Limen-Jerman untuk stimulus -threshold, (am bang perangsang).


absolute value

(nilai mutlak); nilai matematik suatu bilangan tanpa memperhitungkan tanda aljabarnya.


absolute zero

(angka nol mutlak); 1. titik pada suatu skala psikologis untuk mengukur variabel pada saat ia lenyap. 2. suhu yang menunjukkan berhentinya semua gerakan molekuler-sama dengan -273 derajat Celsius, atau -459 derajat Fahrenheit.


absorption

(keasyikan, kekhusyukan; penyerapan, pengisapan; penggabungan); 1. keasyikan atau suatu derajat tinggi perhatian terhadap suatu objek atau kegiatan. 2. kondisi terserapnya cahaya oleh saringan-saringan at au permukaan-permukaan tertentu. 3. kondisi terserapnya suara, panas atau perangsang fisik lainnya.


abstract

(ringkasan, intisari, ikhtisar; abstrak, mujarad); 1. sesuatu yang disarikan dari suatu totalitas, atau yang dipisahkan dari unsur-unsur pokoknya. 2. lawan dari sesuatu yang konkret atau khusus. Konsep mengenai seekor kucing kesayangan merupakan konsep konkret; konsep tentang kucing dipakai untuk menunjukkan kucing keluarga pada umumnya dan merupakan konsep abstrak. 3. (kata kerja) mengeluarkan atau memisahkan satu bagian atau satu ide dari keseluruhan.


abstract ability

(kemampuan, [kecakapan, ketangkasan, bakat, kesanggupan] abstrak); kemampuan menggunakan ide-ide abstrak sebagai lawan ide-ide konkret dalam pemecahan masalah dan menang-gapi situasi-situasi baru. Lihat pula INTELLIGENCE; VERBAL SCALE; TEST; PERFORMANCE TEST.


abstract average

(rata-rata abstrak); satu rata-rata yang menggantikan item-item individual dalam operasi-operasi matematik berikutnya.


babble

(celoteh, rabanan, ocehan); kemampuan berbicara tanpa arti, bunyi-bunyi yang dikeluarkan oleh bayi.


Babinski reflex or sign

(refleks atau tanda Babinski); regangan jari-jari kaki apabila telapak kaki dipukul perlahan-lahan. Secara normal jari kakinua lalu mengerut (refleks plantar). Refleks Babinski ini diperlihatkan oleh bayi normal, dan oleh mereka yang menderita penyakit syaraf, dan merupakan satu tanda kekurangan atau hilangnya fungsi neuron motor bagian atas.


bacillophobia

(basilofobia); takut pada kuman atau basil.


background

(latar-belakang); 1. bagian-bagian suatu gambar yang melukiskan hal-hal bagian belakang, atau ada pada satu jarak tertentu dari bendanya. Secara khas, latar belakang ini sifatnya kurang jelas, kurang garis bentuk luarnya, dan kurang berpola. Sinonim dengan GROUND. 2. kumpulan kejadian atau pengalaman yang mempengaruhi satu situasi, atau yang menjadi bagian dari suatu riwayat kejadian atau kasus. 3. bagian pengalaman sensoris yang tidak merupakan bentuk atau fokus dari pengalaman.


backward conditioning

(pengkondisian ke belakang); satu prosedur di mana perangsang yang dipelajari mengikuti perangsang tidak dipelajari. Prosedur sedemikian ini dianggap tidak bisa dipercaya, dan beberapa psikolog menganggap pengkondisian semacam ini sebagai hasil yang dibuat-buat (artifact).


backwardness

(keterbelakangan); 1. satu kondisi kelambanan intelektual ringan. 2. kurang dari kecepatan normal pada perkembangan intelektual. 3. kelambatan/kelambanan scholastik yang tidak disebabkan oleh kekurangan atau cacat intelektual.


balance

(keseimbangan, ketenangan); 1. menegakkan sikap perawakan yang tegak dan stabil seimbang. 2. dalam estetika, menurupakan kaitan yang harmonis antara bagian-bagian dari satu hasil artistik. 3. keseimbangan emosional, atau tidak adanya eksentrisitas (hal-hal yang eksentrik).


balance scale

(skala imbang); satu skala dengan separuh jumlah itemnya menghitung ke arah yang berlawanan. Jika separuh dari itemnya dihitung sebagai benar, maka separuh item yang lain pasti salah.


balance theory

(teori keseimbangan); posisi yang mendorong orang lebih menyukai keyakinan yang tetap mantap dan cocok serasi daripada yang tidak tetap dan tidak cocok serasi.


balancing factors

(faktor keseimbangan); penyesuaian diri yang kompensatoris.


ball-and-field test

(tes bola-dan-lapangan); satu item tes terkenal pada skala Stanford-Binet; dengan tes tersebut anak harus menunjukkan caranya mencari satu bola (atau satu dompet) ditengah suatu lapangan luas.


ballistic movement

(gerakan balistik); satu gerakan yang halus, lancar, mirip proyektil, yang diikuti langsung oleh bagian lainnya. Para ahli mengenai waktu-dan-gerak menganggap gerak balistik lebih efisien daripada tipe gerak lainnya.


balsamic


cachexia

(kagesia); satu kondisi kurang-gizi atau salah-gizi yang luar biasa.


cachexis

(kagesis); satu kondisi kurang-gizi atau salah-gizi yang luar biasa.


calalization

(kanalisasi); 1. penciutan atau pelarangan/pembatasan cara-cara bertingkah laku alternatif sedemikian rupa, untuk bisa memilih salah-satu yang dianggap lebih baik dari lainnya. 2. (Murphy) kecenderungan untuk memuaskan dorongan-dorongan dengan cara-cara khusus. 3. penguatan secara hipotesis satu jalan/serabut neural dengan jalan penggunaannya (digunakannya).


calcarine cortex

(kulit [otak] kalkarina); kulit otak yang menyelimuti belahan calcarin di dalam cuping okipital (di kepala bagian belakang). Kulit kalkarina ini berisikan daerah visual primer (daerah 17).


calcarine fissure

(belahan kalkarina); satu seludang atau delah pada permukaan bagian tengah dari cuping okpital, yang memisahkkan cuneus (baji atau sentung) dari linguak gyrus (lingkaran bahasa).


calender age

(ukur kalender); lihat CHRONOLOGICAL AGE.


California Test of Personalirty

(Tes Kalifornia Mengenai Kepribadian); satu tipe kuisioner mengenai inventarisasi kepribadian yang menghasilkan angka-angka kepercayaan diri, nilai pribadi, rasa kebesaran, rasa termasuk dalam suatu kelompok tertentu, bermacam-macam keterampilan sosial, dan totalitas penyesuaian diri. Dapat dipakai untuk semua tingkatan-tingkatan derajat dan orang dewasa.


calorine nystagmus

(nistagmus kalorik, getaran-getaran biji mata kalorik); getaran-getaran bijimata disebabkan oleh pengeiran terhadap (masuknya air ke dalam) telinga-telinga dengan air panas atau dingin.


campimeter


dactology

(daktologi); seni komunikasi lewat penggunaan isyarat jari.


Daltonism

(Daltonisme); sebutan lama untuk buta warna merah-hijau, yang dilukiskan untuk pertama kali oleh John Dalton (1766-1844), seorang ahli kimia yang mengidap cacat ini.


damping

(penguapan); pengecekan atau melemahnya getaran-getaran dalam tubuh yang sehat, disebabkan oleh perselisihan internal dan eksternal.


dancing mania

(maniak berdansa); satu epidemi kesukaan berdansa secara obsesif yang kadang-kadang muncul di Eropa, khususnya mengikuti Kematian Hitam the Black Death). Sinonim dengan CHOREOMANIA.


dark

(gelap, tua, suram, hitam); mencirikan satu keadaan warna dengan cahaya, penerangan atau kecemerlangan yang rendah.


dark adaption

(adaptasi terhadap kegelapan); satu proses penyetelan rod (struktur batang pipih dalam selaput jala), hingga selaput jala menjadi sejuta kali lebih peka terhadap cahaya yang suram dan lemah. Prosesnya bergantung pada resintesa dari selaput lembayung visual, satu subtansi perangsang rod, yang terputus-putus di bawah cahaya terang. Adaptasi terhadap kegelapan yang sempurna, membutuhkan waktu kurang lebih empat jam. Namun demikian, sebagian besar prosesnya berlangsung dalam tempo kira-kira setengah jam.


Darwinisme

(Darwinisme); teori evolusi yang dirumuskan oleh Charles Darwin. Teori tersebut menyatakan bahwa keanekaragaman bentuk-bentuk kehidupan itu berevolusi, sebagai reaksi terhadap seleksi alamiah; atau prinsip yang menyatakan, bahwa varian-varian yang paling mampu menyesuaikan diri memiliki kemungkinan paling baik untuk dapat bertahan hidup.


Das ein

("the one" yang satu iitu); lapangan atau medan keberadaan.


Daseianalyse

(Analisis-Desain); analisis keberadaan: lihat EXISTENTIAL ANALYSIS.


data

(data); kumpulan fakta atau kumpulan nilai-nilai menurut urutan angka (nilai numerik).


datum

(datum, tunggal); 1. mufrad yaitu jumlah tunggal dari data; satu fakta atau nilai. 2. segala sesuatu yang dirasa, dihayati atau dilihat.


day blindness

(kebutaan siang); satu abnormalitas pada daerah foveal dari selaput jala, dengan mana orang dapat melihat lebih baik atau lebih jelas dalamcahaya yang suram lemah. Pada kasus ini, orang tersebut merasakan cahaya terang sebagai hal yang tidak menyenangkan.


day residues

(residu atau sisa siang hari); (Psikoanalisis) sisa-sisa pengalaman yang berperan dalam penentuan isi dari impian.


daydream

(mimpi siang); satu fantasi hidup atau lamunan, angan-angan. Mimpi siang ini seringkali merupakan peristiwa pemenuhan-harapan dalam impian khayal; dan berbeda dengan mimpi di malam hari, dalam mana penampilan harapan dan hasrat tidak tersembunyi sifatnya.


daylight vision

(daya lihat atau penglihatan siang hari); lihat PHOTOPIC VISION.


daymare

(mimpi buruk); satu serangan kecemasan yang akut (berupa kesedihan dan teror) di kala orang masih sadar.


deaf mute

(tuli bisu); seseorang yang tidak mampu berbicara disebabkan oleh ketuliannya.


deafness


ear

(telinga); organ yang berisikan reseptor-reseptor untuk pendengaran. Telinga dibagi dalam tiga bagian utama, yaitu telinga bagian luar, bagian tengah, dan bagian dalam. Telinga bagian luar terdiri atas pinna (sayap) dan saluran/kanal pendengaran luar, yang berakhir di dalam gendang pendengar atau selaput timpanik/tympanic. Telinga bagian tengah terdiri atas tiga tulang pendengaran, yaitu palu, paron atau landasan, dan sanggurdi atau beugel; bagian yang ketiga ini bersambung dengan rumah siput telinga (cochlea) pada jendela jorong (jendela oval, bulat telur). Pipa atau pembuluh Eustachian, yaitu perata tekanan, memasuki telinga bagian tengah dari mulut. Telinga bagian dalam terdiri atass cochlea atau rumah siput telinga, yang berisikan reseptor-reseptor untuk mendengar, dan organ-organ yang berhubungan dengan indera statis dan indera gerak. Rumah siput telinga terdiri atas tiga kanal yakni scala tympani, saluran cochlear, scala vestibuli. Sedang organ corti berisikan sel-sel reseptor untuk pendengaran yang bertumpu pada selaput basilar.


eardum

(gendang pendengar); selaput timpanik yang membujur lewat bagian dalam dari saluran pendengaran eksternal/luar, dan berhubungan dengan tulang-tulang pendengaran. Fungsinya ialah bergetar dalam resonansi (gema bersama-sama) dengan bunyi-bunyi atau suara-suara dari luar, lalu menyebabkan getaran-getaran di dalam tulang-tulang pendengaran.


Ebbinghaus

(Hermann); pionir Jerman di bidang kegiatan belajar (1850-1909). Ebinghaus kuliah di universitas di Bonn, Halle, dan Berlin. Setelah lulus dari Bonn, secara bebas untuk tujuh tahun lamanya ia belajar sendiri; dan selama periode ini ketika ia membaca Elements of Psychopysics tulisan Fechner, maka dia bergerak untuk mengadakan penyelidikan mengenai proses mental lebih tinggi, mengikuti petunjuk kuantitatif dari Fechner. Ia menemukan sukukata tidak ada artinya (nonsense syllable), dan menggunakan diri sendiri selaku subjek belajar, menjelajahi proses ingatan, selama tujuh tahun berikutnya. Pada tahun 1885 dia mempublikasikan hasil penemuannya dalam satu volume kecil, berjudul Concering Memory. Pada tahun berikutnya, ia menerbitkan beberapa buku lainnya; dan dengan Arthur Konig ia mendirikan Journal of Psychology. Ia juga menemukan tes penyelesaian (completion test), yaitu satu bentuk tes yang sekarang banyak sekali dipakai dalam pengukuran inteligensi dan kepribadian.


Ebinghaus curve of retention

(kurva penyimpanan ingatan Ebbinghaus); satu kurva penyimpangan ingatan yang dihasilkan Ebbinghaus, untuk penyimpanan material yang tidak ada artinya. Kurva ini dicirikan dengan penurunan secara tiba-tiba dalam jumlah material yang ditahan atau dikuasai, segera setelah praktiknya, dan kemudian disusul dengan penurunan yang semakin bertambah dan secara gradual dengan bertambahnya waktu.


ecbactic

(ekbaktis); satu hasil atau akibat tanpa tujuan. Lawannya ialah TELIC.


ecbatic

(ekbatis); satu hasil atau akibat tanpa tujuan. Lawannya ialah TELIC.


eccentric

(eksentrik, sinting, aneh); mencirikan satu penyimpangan dari kenormalan, biasanya tidak sampai pada derajat mana individu dianggap sebagai gila atau psikotik.


eccentric projection

(proyeksi aneh); letak atau hubungan penginderaan dengan objek-objek dalam ruang, dan tidak dengan bagian tubuh yang dirangsang. Penglihatan dan pendengaran adalah penginderaan yang memberikan pengalaman proyeksi yang paling jelas.


echo principle

(prinsip gema); hipotesis yang menyatakan, bahwa seekor binatang akan menirukan tingkah laku binatang lain, asalkan keduanya telah menggunakan perilaku yang dimaksudkan itu secara serempak.


echolalia

(ekholalia, latah); pengulangan kata atau ucapan dan ungkapan secara otomatis oleh pasien yang terganggu jiwanya; echophrasia.


echolocation

(ekolokasi); penginderaan rintangan dengan jalan menggunakan gema atau gaung, dari objek-objek seperti isyarat-isyarat untuk menolak lokasi.


echopathy

(ekopati); kondisi patologis, di mana seseorang secara tidak sadar menirukan kata-kata dan perbuatan orang lain.


echophrasia

(ekofrasia); lihat ECHOLALIA.


echopraxia


fables test

(tes fabel); satu tes dengan tema dongeng yang harus ditafsirkan oleh subjek. Tes fabel ini telah digunakan sebagai item-item pada skala intelejensi Stanford-Binet, dan juga sebagai teknik-teknik proyektif.


fabulation

(pemalsuan); satu kepalsuan; mencampur dan menceritakan kebohongan seperti semua itu benar-benar terjadi; pemalsuan, dibikin-bikin, bikinan palsu.


face vadility

(validitas muka, validitas yang dicantumkan); keabsahan satu tes setelah ditentukan lewat penilaian relevansi atau pertalian dari tes tersebut dengan variabel yang tengah diukur. Maka, satu tes koordinasi yang mencakup kegiatan memanipulasi sebatang tongkat dan tiang kemudi, akan memiliki validitas muka, asalsaja salah-satu dari batere tes-tes tadi dapat mengukur bakat, kecerdasan dan ketangkasan bagi pelatihan penerbang.


face-to face- group

(kelompok tatap-muka); satu kelompok dengan anggota-anggotanya ada dalam hubungan yang dekat sekali, sehingga memungkinkan tercapai interaksi langsung di antara mereka semua.


facial mucleus

(inti fasial atau wajah); satu massa sel-sel di dalam pons (proses atau jembatan jaringan yang menghubungkan dua bagian suatu organ), yang menggerakkan syaraf wajah.


facial nerve

(urat syaraf wajah, syaraf fasial); syaraf tengkorak yang ketujuh. Terdiri atas satu komponen eferen (efferent, Pembawa pergi ke luar) ke otot-otot atau urat-urat pada muka, dan komponen aferen (efferent pembawa masuk menuju ke) yang memperantai selera dari dua pertiga bagian depan dari lidah.


facial vision

(penglihatan atau daya lihat wajah); ketajaman penglihatan terhadap suatu rintangan; paling sering dialami oleh prang buta, lewat apresiasi aktual dari arus-arus udara pada wajahnya.


facilitator

(fasilitator); seorang terapis profesional, ataupun orang awam yang berperan atau mengabdi sebagai pemimpin bagi satu pengalaman kelompok.


facillitation

(fasilitas); 1. kemudahan yang semakin bertambah dari perbuatan, setelah diukur faktor efisiensinya. 2. kemudahan yang semakin bertambah dari penyebaran atau penjangkitan lewat synapse (sinapsis - kotak atau komunikasi antara neuron-neuron), disebabkan oleh banyak praktik. 3. kemudahan yang semakin meningkat dari penyebaran lewat synapse, disebabkan oleh penjumlahan dampak atau akibatnya. 4. kondisi penggunaan satu refleks atau satu reaksi yang dikehendaki dengan sengaja, yang bisa menambahkan kekuatan refleks lainnya. Melatih memegang-megang sebuah dinamometer tangan dapat menambah kekuatan sentakan lutut.


factor

(faktor, unsur); 1. satu sebab atau kondisi pendahulu yang menimbulkan satu gejala. 2. salah satu hasil dari analisis faktor, misalnya berupa satu faktor verbal. 3. dalam genetika, merupakan satu gene (plasma pembawa sifat pada keturunan).


factor analysis


gain

(perolehan); satu tambahan atau kenaikan, seperti satu tambahan atau kenaikan dalam belajar.


Galton bar

(batang Galton); satu alat untuk menentukan perbedaan yang masih dapat dilihat bagi jarak visual.


Galton whistle

(peluit Galton); satu peluit dengan titinada yang sangat tinggi sekali, digunakan untuk menentukan ambang batas absolut titinada.


galvanic

(galvanis); menyinggung arus langsung, seperti arus suatu batere. Lawannya ALTERNATING CURRENT.


galvanic nystagmus

(nistagmus galvanis); nistagmus getaran-getaran pada biji mata disebabkan oleh lewatnya arus listrik ke daerah labirin.


galvanic skin response

(reaksi kulit galvanis); perubahan-perubahan dalam daya perlawanan listrik dari kulit, ketika ditemukan dan diukur dengan galvanometer yang peka. Singkatannya ialah GSR. Untuk mengukur reaKsi, suatu arus listrik lemah dapat dikenakan pada kulit, dan daya perlawanan kulit terhadap arus tersebut dapat diukur (gejala Fere), atau arus lemah yang ditimbulkan oleh tubuh tadi dapat diukur pada permukaan kulit (gejala Tarchanoff). Pada kedua kasus tersebut, kemungkinan yang dapat diukur adalah aktivitas listrik yang bersekutu dengan perubahan-perubahan vaskuler (berhubungan dengan pembuluh darah) di dalam urat nadi dan urat darah halus. GSR berkorelasi dengan keadaan emosional, ketegangan, dan tekanan, namun dengan cara yang tidak jelas. Karena itu adalah paling baik apabila hal tersebut dianggap sebagai satu indeks dari tingkatan aktivitas saja. Sinonimnya ialah ELECTRODERMAL RESPONSE, PSYCHOGALVANIC RESPONSE (PGR); dan PSYCHOGALVANIC REFLEX.


galvanometer

(galvanometer); alat untuk mengukur kekuatan suatu arus listrik. Ukurannya dibuat dalam amper dan miliamper.


galvanotropism

(galvanotropisme); satu gerak orientasi tubuh terhadap atau menuju ke arah arus listrik.


game theory

(teori permainan atau pertandingan); penggunaan struktur permainan atau pertandingan, misalnya catur untuk lebih memahami perbuatan dalam situasi konflik, dan di dalam situasi tersebut lawan akan mencari keuntungan maksimal serta kerugian pribadi yang minimal.


gamete

(gamet); satu sel kelamin yang apabila berkombinasi dengan sel kelamin lainnya, akan merupakan zigot zygote atau awal dari individu baru.


gamma

(gama); dalam pengukuran psikofisik, merupakan jarak antara satu perangsang dari ambangnya.


gamma efferent

(eferen gama); neuron motor kecil, khususnya yang membentuk kumparan otot atau urat.


gamma movement

(gerak gama); lihat APPARENT MOVEMENT.


gang

(gang); unit sosial terdiri atas individu yang diikat oleh minat atau suatu kepentingan yang sama. Gang dapat tersusun atas orang-orang dari sebarang usia, namun sangat umum terdapat di kalangan anak-anak. Seringkali, tetapi tidak perlu selalu begitu, gang bersifat antisosial dalam pandangan dan kegiatannya.


ganglion


habenula

(habenula); satu kumpulan serabut dalam epitalamus.


habit

(kebiasaan); 1. satu reaksi yang diperoleh atau dipelajari. 2. satu kegiatan yang menjadi relatif otomatis setelah melewati praktik yang panjang. 3. pola pikiran atau sikap yang relatif tetap terus-menerus. 4. satu bentuk karakteristik dari tingkah laku; ciri, sifat. 5. satu dorongan yang diperoleh atau dipelajari, seperti kecanduan obat bius.


habit deterioration

(kemunduran kebiasaan); satu gejala yang dapat diamati pada sejumlah kondisi psikotis, khususnya pada reaksi schizofrenis, dengan tanda-tanda hilangnya cara hidup seseorang yang karakteristis, atau telah digantikan oleh bentuk-bentuk tingkah laku bertingkat lebih rendah, yang sebenarnya lebih cocok dilakukan pada tingkat hidup yang lebih dahulu.


habit family hierarchy

(hierarki rumpun kebiasaan); (Hull) pengaturan dalam satu urutan istimewa dari rute-rute atau jalan-jalan alternatif menuju satu sasaran. Apabila rute yang paling disukai diblokir, maka akan muncul satu jalan lain yang kurang disukai.


habit hierarchy

(hierarki kebiasaan); pengorganisasian dalam satu bentuk hirarkis dari sejumlah kebiasaan yang lebih sederhana ke dalam sistem-sistem progresif bertingkat lebih tinggi. Dipakai oleh para ahli teori belajar untuk menerangkan plato (masa stabil, taraf tanpa kemajuan) dalam kurva-kurva belajar bagi tugas-tugas sensorimotor yang kompleks, seperti pada kegiatan mengetik. Lihat pula PLATEAU.


habit interference

(ganguan atau campur tangan kebiasaan); satu konflik dari dua atau lebih reaksi yang saling bertentangan, dengan akibat saling memperlemah, atau berlangsungnya dominasi salah-satu reaksi terhadap reaksi lainnya.


habit pattern

(pola kebiasaan); kombinasi dari sejumlah kebiasaan dalam bentuk satu aktivitas yang dipersatukan.


habit strength

(kekuatan kebiasaan); istilah Hull untuk belajar (learning). Kekuatan kebiasaan ini bergantung pada sejumlah faktor pemerkuat, besarnya penguatan, dan interval spasial (berkenaan dengan ruang dan tempat) di antara perangsang dan reaksi, dan di antara reaksi dengan penguatannya.


habituation

(pembiasaan, habituasi); 1. penghilangan atau eliminasi lewat praktik dari reaksi-reaksi emosional yang tidak berguna pada proses belajarnya binatang. 2. menjadi terbiasa atau sesuai terhadap suatu perangsang atau satu reaksi yang mengganggu; misalnya seorang penari balet yang menjadi terbiasa pada kecenderungan untuk jadi pusing ketika ia berputar-putar dengan cepat.


hair cells

(sel rambut); satu tipe sel yang berperan sebagai sebuah penerima atau reseptor, misalnya sel rambut dalam organ corti di dalam telinga bagian dalam.


halfway house

(rumah separuh jalan); satu fasilitas pengaturan diri untuk pasien penyakit mental yang telah dibebaskan, yang tidak memerlukan lagi rawatan rumah sakit, namun benar-benar memerlukan dukungan dari satu komunitas sosial yang terbatas, untuk membantu mereka dalam upaya peralihan balik kembali di tengah masyarakat.


hallucination

(halusinasi, maya); persepsi atau tanggapan palsu; menghayati gejala-gejala yang dikhayalkan sebagai hal yang nyata. Halusinasi itu merupakan indikasi dari abnormal itu; namun demikian ada kalanya pula dialami oleh orang-orang normal.


Hermann


iatrogenic illness or neurosis

(penyakit trogenis atau neurosa); satu penyakit atau gangguan fungsional ditetapkan oleh diagnosis atau sugesti-sugesti dokter.


icon

(patung, gambar orang suci); 1. satu gambaran (kesan, bayang-bayang), atau penyajian bergambar. 2. satu gambaran (kesan, bayang-bayang) singkat, berwujud aktivitas yang menetap terus-menerus berlansung di dalam saluran-saluran sensoris, mengikuti perangsang. 3. dalam relasi-relasi interpersonal merupakan satu strategi untuk memberikan kesan kepada orang lain, atau untuk mempengaruhi orang lain, dengan jalan menyebutkan nama-nama orang penting dan tempat-tempat penting.


iconic mode

(mode ikonis); (Bruner) satu metode pengubahan pengalaman yang baru saja terjadi ke dalam model-model mental yang menggunakan kesan-kesan sensoris.


ictal emotions

(emosi iktal, luapan emosi); emosi yang terjadi secara tiba-tiba dan hilang cepat sekali.


ictus

(iktus); 1. satu serangan, pukulan, serangan otak, biasanya disertai kelumpuhan. 2. serangan ayan/epileptis dengan permulaan yang tiba-tiba, tanpa dibarengi satu aura. 3. aksentuasi dari satu nada atau sukukata.


id

(id); (Psikoanalisis) bagian jiwa atau psike, yang menjadi tempat kedudukan dari libido. Dari id ini muncul impuls-impuls animatis atau hewani dan khaotis, yang menuntut pemuasan. Id tidak berhubungan dengan dunia luar, hanya berkontrak dengan tubuh; kerena itu memusatkan tuntunannya kepada tubuh sendiri. Id seluruhnya dikuasai oleh prinsip kesenangan, dan berusaha untuk memaksa ego, yang dikuasai oleh prinsip realitas, untuk mengabulkan segala keinginannya, tanpa memandang konsekuensinya. Lihat pula PSYCHOANALYSIS.


idea

(ide); 1. satu pikiran atau proses kognitif yang tidak langsung bersifat sensoris. 2. isi mental yang bukan hanya berupa proses perseptual belaka. 3. satu gambaran (kesan) mental. 4. satu rencana kegiatan; satu hipnotis.


ideal

(ideal); 1. satu cita-cita atau satu situasi di masa mendatang, satu tujuan atau sasaran yang diperjuangkan. 2. satu contoh, teladan; satu standar kesempurnaan. 3. satu abstraksi, atau esensi dari sesuatu.


idealism

(idealisme); satu doktrin filsafi yang mensahkan dan mempertegas pentingnya jiwa di atas benda-benda materiil. 2. praktik untuk merumuskan standar tertinggi tingkah laku. Lawannya REALISM.


idealized image

(gambaran [kesan] yang diidealkan); (Horney) satu gagasan atau konsepsi ideasional mengenai diri sendiri, yang menyajikan kesatuan, daya juang dan daya usaha pada manusia serta benda-benda. Gambaran yang diidealkan itu merupakan satu perkiraan yang palsu dan berlebihan atau dibesar-besarkan mengenai potensialitas dan kemampuan diri yang sebenarnya, dan lebih banyak dijabarkan dari fantasi serta harapan dari pada realitas sebenarnya.


ideation

(ideasi); proses pembentukan ide.


ideational learning

(belajar ideasional); belajar disertai atau pengertian berderajat tinggi, atau pemahaman komprehensif dari konsep-konsep, yang dipertentangkan dengan belajar dengan menghafal tanpa dipikir atau mencakup material-material yang relatif tanpa arti seperti sukukata-sukukata yang tak ada artinya.


idee fixe

(ide yang kaku); lihat FIXED IDEA.


idetional


jactation

(amat gelisah [jactare = gelisah ke sana kemari]); lihat JACTITATION.


jactitation

(amat gelisah [jactitare = mengemukakan; jactare = gelisah ke sana ke mari]); keresahan atau kegelisahan yang ekstrim, atau gelisah dan kacau.


Jaksonian epilepsy

(epilepsi); Jaksonian: satu bentuk penyakit ayan, dicirikan dengan kejang-kejang yang terlokalisasi, biasanya terbatas pada satu badan, tungkai atau lengan. Sebab penyakit tersebut adalah iritasi (gangguan rangsangan) pada kulit otak.


James William

(); seorang filosof Amerika, dan psikolog sekaligus (1842-1910). William James studi di Harvard pada 1861, belajar ilmu kedokteran; ia menyelingi program studinya dengan mengikuti Louis Agassiz dan melakukan ekspedisi biologis ke Amerika Selatan; dan kemudian, disebabkan oleh kesehatannya yang lemah, ia tinggal selama setahun di Eropa. Ia kembali ke Harvard, dan menerima gelar dokternya pada 1868. Empat tahun kemudian ia menjadi anggota fakultas di Harvard, sebagai seorang instruktur dalam fisiologi. Dalam perkuliahannya, dia menaruh minat yang besar pada psikologi; dan pada 1875 ia mendirikan laboratorium psikologi yang pertama di Amerika. Beberapa tahun kemudian ia mengawali karya besarnya dengan menerbitkan buku Principles of Psychology (1890). Sesudah itu, dia memusatkan minatnya lebih banyak dan secara eksklusif pada filsafat. Karyanya yang menonjol mencakup The Will to Believe and Other Essays (1897); Varieties of Religious Experience (1902), Pragnatism (1907), dan The Meaning of Truth (1909). Dalam psikologi, James paling terkenal dengan cara pendekatan aliran kesadaran terhadap gejala-gejala mental, yang dinyatakan untuk menentang aliran strukturalisme yang mendominasi ketika itu.Dalam ungkapan "aliran kesadaran", secara tidak langsung ia menyatakan dan meyakini bahwa proses mental harus dipelajari sebagai proses, dan tidak sebagai potongan-potongan statis dari kesadaran seperti yang disugestikan oleh kaum strukturalis. Disebabkan oleh pandangannya yang serba dinamis maka psikologi James diberi nama fungsionalisme. James juga sangat terkenal oleh kaitan pribadinya dengan fisiolog Denmark Carl Georg Lange dalam merumuskan teori emosi James-Lange (lihat JAMES-LANGE OF THE EMOTIONS).


James-Lange theory of the emotions


K complex

(kompleks K); satu reaksi kortikal yang disamaratakan, dibangkitkan oleh perangsang pendengaran sewaktu orang tidur, seperti yang dibukakan atau dijelaskan oleh elektroensefalogram.


Kallikak

(); nama khayalan bagi satu keluarga dengan dua garis keturunan, yang satu garis terdiri atas anggota keluarga yang normal dan superior, sedang garis lainnya terdiri atas anggota yang jahat, kriminal, psikotis, dan rusak mental (mental defectives). Keluarga ini telah dipelajari okleh H.H Goddard, seorang pionir dalam studi mengenai defisiensi mental.


kataseksual

(kataseksual); ciri-ciri seksualitas, yang menjadikan orang yang telah meninggal sebagai sasaran seksual. Sinonim NECROPHILIA.


Keeler polygraph

(poligraf Keeler); lihat LIE DETECTOR.


Kent Series of Emergency Scales

(seri skala darurat Kent); satu seri skala inteligensi umum individual bagi usia 5-7, 6-8, 7-10, dan 9-14. Seri ini juga dinamakan skala E-G-Y. Tes-tes tersebut dipolakan sebagai satu pengukuran pendahuluan yang berguna untuk memperkirakan tingkat inteligensi anak, sebelum diawali dengan satu ujian yang meletihkan.


Kent-Rosanoff Test

(Tes Kent-Rosanoff); satu tes asosiasi bebas yang telah dibakukan, ditemukan oleh Grace Kent dan A.J. Rosanoff. Tes tersebut terdiri atas 100 kata perangsang dan tabel dengan frekuensi relatif untuk mempelajari reaksi-reaksi orang terhadap kata-kata tadi yang dibuat oleh 1.000 subjek. Hasil-hasil dari kasus individual dapat dibandingkan dengan materi tabel, yaitu reaksi-reaksi yang biasa, yang tidak biasa, dan yang meragukan.


keramophobia

(keramofobia); takut pada kilat atau halilintar.


key

(kunci); 1. satu daftar jawaban yang betul, yang dipakai untuk membiji satu tes. 2. satu alat untuk menyandikan atau menguraikan isi sandi-sandi informasi. 3. dalam musik, merupakan satu sistem nada-nada berdasarkan hubungannya dengan satu nada-kunci atau nada dasar, dari mana kunci tersebut mengambil namanya.


kinephantom

(kinefantom); "hantu-bergerak" (kinema, kineoo = Bergerak phantom = hantu, setan): satu ilusi gerakan, khususnya dalam satu gerak bayangan, seperti yang terjadi apabila bayangan jeruji roda tampak bergerak ke arah yang bertentangan dengan arah roda itu sendiri.


kinesimeter


labia

(labia, bibir); lipatan yang melingkari lubang vagina.


labile

(labil); bebas dalam pengekspresiannya.


labyrinth

(labirin); bagian dari telinga bagian dalam, berisikan reseptor-reseptor untuk pendengaran (cochlear), dan bagian-nagian untuk indera statis(uricle, saccule, dan saluran semisirkuler).


labyrinthine sense

(indera labirin); kepekaan labirin: lihat STATIC SENSE.


labyrinthine sensitivity

(indera labirin); kepekaan labirin: lihat STATIC SENSE.


lactation

(laktasi); proses memproduksi susu pada binatang menyusui.


lacuna

(lakun); kehilangan ingatan sementara.


Ladd-Franklin theory of color vision

(Teori penglihatan berwarna Ladd-Franklin); lihat COLOR THEORIES.


ladder scale

(skala tangga); satu skala penjangkaran diri, untuk mengukur sikap individu terhadap dunia nyata; sebagai lawan dari sikapnya terhadap dunia idealnya.


lag

(kelambanan); 1. satu penundaan waktu antara perangsang dan reaksi. 2. satu periode pendek sesudah penghilangan suatu perangsang, ketika perangsang itu masih ditangkap.


laissez faire

(Lewin); satu jenis kepemimpinan dengan penerapan satu kontrol yang minimum.


lallation

(lalasi); kemampuan berbicara yang infantil atau kekanak-kanakan, atau yang tidak bisa dipahami, seringkali menggunakan ulangan sukukata.


lalopathy

(lalopati); sebarang penyakit atau gangguan berbicara.


lalophobia

(lalofobia); ketakutan untuk berbicara.


laloplegia

(laloplegia); kelumpuhan pada otot-otot bicara, dengan akibat terjadinya ketidakmampuan berbicara.


lalorrhea

(lalore); lihat LOGORRHEA.


love


Machiavellianism

(Machiavellianism); 1. satu kepercayaan bahwa manusia dapat memanipulasi lewat bujukan yang berlebih-lebihan, pujian-pujian menjilat, rayuan, sanjungan, ancaman-ancaman dan penipuan, kebohongan, ketidakjujuran. 2. usaha untuk memanipulasi orang lewat teknik-teknik tersebut di atas.


machine theory


naevus

(nevus); lihat NEVUS.


nail biting

(kebiasaan menggigit kuku); satu kebiasaan nerveus, biasanya kita amati pada anak-anak, kuku jarinya digigit atau dikunyah-kunyah sampai pada pangkalnya.


naive

(naif); 1. kurang atau tidak adanya sofistikasi, atau tanpa pemalsuan; mirip anak-anak; tidak berpengalaman. 2. sifat khas subjek di dalam eksperimen yang tidak menyadari sifat dari eksperimen tersebut.


Nancy school

(aliran Nancy); satu ajaran hipnotisme yang didirikan oleh Bernheim pada tahun 1882. Aliran Nancy beranggapan bahwa hipnotis itu adalah gejala normal yang ditimbulkan oleh sugesti; kontras dengan sekolah atau aliran-aliran lama yang menyatakan bahwa keadaan trance hipnotis adalah manifestasi dari histeria.


nanism


object assimilation

(asimilasi objek); lihat ASSIMILATION.


object attitude

(sikap objek); dalam psikologi strukturalistis, adalah sikap seorang pengamat yang lebih banyak mengurusi perangsang atau objeknya daripada pengalamannya.


object blindness

(kebutaan objek); satu penyakit mata dengan satu mata tidak mampu mengenali objek yang disajikan secara visual, disebabkan luka di otak, di dalam daerah-daerah asosiasi visual.


object chatexis

(kateksis objek); (Psikoanalisis) investasi libido di dalam satu objek nonseksual.


object choice

(pilihan objek); (Psikoanalisis) pilihan suatu objek atau seseorang sebagai objek cinta.


object color

(warna objek); warna yang ditangkap sebagai milik suatu objek, yaitu baik yang terdapat pada permukaan atau yang menyusun isinya.


object-assembly test

(tes pemasangan objek); satu tes, dimana subjek diharuskan mengumpulkan dan memasang objek yang terlepas-lepas.


objek


pacing

(-); 1. menetapkan tugas-tugas yang akan membimbing orang yang tengah belajar sampai pada kecepatan yang pantas dengan taraf perkembangannya. 2. memaksa atau mengontrol kecepatan dalam pelaksanaan satu aktivitas.


pacinian corpuscle

(set darah Pacinian); satu ujung neuronal yang tertutup (seperti berkapsul) yang khusus, diyakini dapat memperantarai tekanan kedalaman dan kepekaan tulang-tulang sendi.


paederastia

(-); lihat PEDERASTY.


pain

(kesakitan, perasaan sakit, rasa sedih); 1. ketidaksenangan; lawan kesenangan. 2. perasaan sebagai akibat dan, kerusakan jaringan, atau disebabkan oleh perangsangan terhadap reseptor-reseptor ujung syaraf untuk rasa sakit pada kulit.


pain principle

(-); lihat DEATH INSTINCT.


pain sense

(perasaan sakit); satu modalitas sensoris dengan reseptor-reseptor merupakan ujung-ujung syaraf bebas, dan dialami baik pada bagian-bagian permukaan tubuh, maupun di bagian-bagian internal di dalam tubuh.


pain spot

(titik sakit); satu titik atau tempat di atas kulit yang teristimewa peka sekali terhadap rasa sakit. Tempat-tempat demikian itu dapat dirangsang oleh alat-alat yang tajam, atau oleh perangsang-perangsang listrik yang dikeluarkan oleh sebuah kondensor.


paip; palpate


paired associates

(sekutu yang berpasangan); dalam penyelidikan eksperimental proses belajar, merupakan item (kata, suku kata tak berarti, angka, dan seterusnya) yang disajikan secara berpasangan dengan salah satunya sebagai item perangsang, dan yang lainnya sebagai item reaksi. Tugas subjek ialah belajar memberikan istilah reaksi yang tepat jika hal tersebut disajikan dengan istilah perangSangnya.


paired-comparisons method

(metode pembandingan berpasangan); satu teknik psikofisik dengan perangsang yang dibandingkan satu sama lain, pasangan dibandingkan dengan pasangan, dalam semua kombinasi yang mungkin bisa dilakukan. Yaltu, A dibandingkan dengan B, dengan C, dengan D, dan seterusnya. Kemudian B dibandingkan dengan C, dan D, dan seterusnya, sampai semua pasangan telah diperbandingkan.


palatable

(enak, lezat; cocok dengan selera langit-langit); 1. cocok dengan selera. 2. dapat diterima berkenaan dengan masukan yang telah diukur. Kelezatan (palatability) makan itu diduga bergantung pada perangsang sensoris yang berasal dan reseptor kepala.


paleopsychology

(paleopsikologi); penyelidikan terhadap proses-proses psikologis primitifyang diyakini sebagai pengoperan sisa dri peniode evolusioner terdahulu.


palilalia

(palilalia); ulangan tanpa arti dan kata dan ungkapan.


palingphrasia

(palingfrasia); ulangan kata atau ungkapan yang amat berlebihan atau yang patologis sewaktu berbicara.


palingraphia

(palingrafia); tulisan cermin, tulisan terbalik.


palinlexia

(palinleksia); pembaca ke arah terbalik, seperti membaca dear untuk read.


pallesthesia

(pallestesia); kepekaan terhadap getaran. Sinonim dengan PALMESTHESIA.


pallium

(pallium); kulit otak, lapisan luar otak, cerebral cortex. Bagian-bagian yang lebih baru dan bagian-bagian kulit otak seningkali disebut sebagai neopallium,


palmar response

(reaksi telapak tangan); reaksi renggutan tangan dan bayi yang baru lahir.


palmesthesis

(patmestesis); kepekaan terhadap getaran. Sinonim dengan PALLESTHESIA


palmistry

(palmistri); ilmu semu (pseudosains) dan penulisan watak dan kepribadian, dengan jalan membaca garis-garis, ciriciri yang menonjol, bentuk, dan sifatsifat khas lainnya dan tangan.


palpable

(-); 1. secara langsung dapat diamati; jelas, nyata. 2. bisa diraba.


palpebral

(-); menyinggung pelupuk mata.


palpitation

(debaran); debaran yang cepat dan jantung. Debaran jantung yang cepat mi merupakan ciri karakteristik dan serangan kecemasan.


palsy

(kelumpuhan [syaraf, penyakit lumpuh]); paralisa atau kelumpuhan disertai dengan gemetaran kasar dan kedua belah tangan. Lihat pula CEREBRAL PALSY.


panic

(panik); satu ketakutan yang besar sekali, sering disertai tingkah laku yang sembrono atau ugal-ugalan, atau tingkah laku yang sangat keliru.


panophobia

(panofobia); serba takut pada segala sesuatu.


panpsychism

(panpsikisme); doktrin filsafat yang menyatakan bahwa satu-satunya realitas pokok itu sifatnya ialah psikologis.


pansexualism

(panseksualisme); segi pandangan yang menyatakan bahwa segala sesuatu di dalam tingkah laku manusia itu dapat dijelaskan berkenaan dengan motif seksnya. Panseksualisme dinyatakan sebagai pandangan Freudian oleh parapengritik dan lawan aliran Freudian.


pantheism

(panteisrine); doktrin yang menyatakan bahwa Tuhan itu ada di mana-mana di dalam alam mi.


pantophobia

(pantofabia); lihat PANOPHOBIA.


panum phenomenon

(gejala panum); prinsip yang menyatakan bahwa apabila dua garis yang saling berdekatan disajikan pada sebelah mata, dan satu garis ketiga disajikan pada mata lainnya dan salah satu dan dua garis yang terdahulu dikombinasikan dengan garis ketiga tadi secara stereoskopis, maka hasil garis kombinasinya akan tampak seperti lebih dekat.


paper-and-pencil test

(tes kertas-dan pensil); satu tes yang menuntut jawaban secara tertulis.


papilla

(papila); satu tonjolan kecil mirip pentil atau puting susu.


parabiosis

(parabiosis); 1. kehilangan daya konduksi dalam satu syaraf untuk Sementara waktu. 2. kebersamaan satu sistem organ umum, khususnya sistem peredaran.


parabiotic twins

(kembarparabiotik (s)); dua organisme dengan sistem tubuh yang bergandeng jadi satu, seperti pada kern- bar siam atau kembar binatang, yang dibedah dan digabungkan sedemikian rupa untuk tujuan eksperimental.


paracentral gyrus

(girus parasentral); satu lilitan di tengah belahan otak, yang meliputi ujung atas dan celah sentral, dan turun ke bawah menuju ke ujung kaudal dan culcus cinguli.


paracentral vision

(penglihatan parasentral); melihat dengan daerah yang langsung melingkari fovea (fovea = lubang kecil pada selaput jala).


parachromatopsia

(parakromatopsia); kebutaan warna sebagian, buta warna parsial.


paracusia

(parakusia); 1. relatif tuli terhadap nada-nada yang dalam. 2. kemampuan yang semakin bertambah untuk mendengar percakapan di antara orang- orang yang tuli parsial, dengan hadirnya banyak suara sebagai latar belakang. Mungkin berupa satu ilusi disebabkan oleh percakapan pembicara yang lebih kuat untuk mengatasi dampak-dampak terselubung dan nada-nada yang dalam, yang tentunya tidak dapat didengar pada sebarang kasus oleh pribadi parakusik, maka dengan demikian memberikan kepadanya satu keuntungan relatif tertentu.


paradigm

(paradigma); 1. satu model atau pola yang mendemonstrasikan semua fungsi yang mungkin ada dan apa yang tersajikan. 2. satu rencana riset berda sarkan konsep-konsep khusus. 3. satu bentuk eksperimental.


paradox

(paradoks); satu situasi atau pernyataan yang melawan din sendiri (saling berlawanan). Pada beberapa kasus, diimplikasikan bahwa pemahaman yang lebih baik akan mengungkapkan bahwa kontradiksi itu hanya nyata kelihatan.


paradoxical cold

(dingin yang paradoks); perasaan dingin yang dirasakan apabila satu objek yang panas, setinggi 43°C atau lebih, justru memberikan satu bekas rasa yang dingin pada kulit.


paradoxical sleep

(tidur paradoks); satu keadaan tidur ditandai lewat pola elektro ensefalografis yang sama dengan peristiwa dalam tidur-tidur ayam (setengah tidur). Namun demikian, orang yang bersangkutan tidak mudah dibangunkan. Tidur paradoks ini dapat disertai gerakan-gerakan mata yang cepat sekali dan mimpi.


paradoxical warmth

(kehangatan paradoks); perasaan hangat yang dirasakan apabila satu perangsang antara 29° dan 31°C dapat merangsang satu reseptor untuk rasa dingin.


paraesthesia

(-); lihat PARESTHESIA.


paragenital

(paragenital); menyinggung persanggarnaan dengan pencegahan kehamilan.


parageusia

(parageusia); satu halusinasi selera; satu perasaan selera yang menyimpang.


paragraph-meaning test

(tes arti-paragraf); satu tes verbal dengan menyuruh subjek memberikan arti atau esensi dan suatu paragraf.


paragraphia

(paragrafia); penyisipan habitual dan kata-kata yang tidak benar atau kata- kata yang tidak diharapkan ke dalam percakapan, disebabkan oleh satu kondisi potologis dan sistem syaraf.


parakinesis

(parakinesis (is)); dalam riset psikis, merupakan melayang-layangnya objek material yang kira-kira disebabkan oleh kekuatan supernatural.


paralalia

(paralalia); dalam cara berbicara, merupakan ketidakmampuan untuk mengucapkan bunyi-bunyi tertentu, atau berupa pengucapan bunyi-bunyi yang tidak benar


paralexia

(paraleksia); salah-baca kata dan ungkapan, termasuk pengubahan dan penggantian huruf-huruf dan kata-kata.


parallax

(paralaks); gerakan dua objek dengan jarak yang tidak sama jauhnya dan yang jelas nyata di tengah medan penglihatan, ketika kedua mata bergerak dan satu sisi ke sisi lainnya. Objek yang lebih dekat tampak seperti bergerak dalarn arah yang berlawanan dengan penggeserannya; objek yang lebih dekat lagi tampaknya bergerak di dalam arah yang sama.


parallel dream

(impian paralel); (Jung) impian dengan isi laten yang sarna dengan satu sikap atau harapan yang ditampilkan secara sadar.


parallel law

(hukum kesejajaran); (Fechner) asas psikofisik yang menyatakan bahwa bila disajikan dua perangsang dengan intensitas yang berbeda kepada satu modalitas perasaan, maka intensitas absolutnya akan berkurang, disebabkan oleh adaptasi sensoris dan kelelahan; akan tetapi, perbandingan dengan perbedaan antara keduanya akan tetap tinggi sama.


parallel play

(permainan sejajar); permainan bebas, atau permainan berdampingan, tanpa interaksi antara para partisipan.


parallel processing

(pemrosesan paralel); pemrosesan informasi pengkategorisasian, dan penggunaan beberapa arus informasi secara serempak.


paralog

(paralog); satu kata tak berarti terdiri atas dua suku kata.


paralogism

(paralogisme); satu buah pikiran yang keliru yang tidak ketahuan, (tak menarik perhatian) dalam satu argumen atau alasan.


paralysis


X axis

(); lihat AXIS.


X chromosome

(); lihat CHROMOSOME.


X coordinate

(koordinat X); absis atau sumbu mendatar.


x value

(); lihat AXIS.


X-O test

(tes X-O); (Pressey) satu tes sikap dan minat, dimana individu yang bersangkutan harus menyilang atau melingkari hal-hal yang lebih disukai.


xanthocyanopsia

(santosianopsia); panglihatan kuning; buta warna merah-hijau, hingga semua benda tampak kuning atau biru..


xanthopsia

(santopsia); penglihatan kuning; satu kepekaan yang semakin tinggi pada warna kuning.


xenoglossophilia

(senoglosofia); penggunaan kata-kata asing, aneh, atau yang megah-megah.


xenoglossophobia

(senoglosofobia); satu ketakutan patologis terhadap bahasa asing.


XYZ pattern


Y axis

(sumbu Y); ordinat.


y value

(); lihat AXIS.


yantra

(yantra); satu pola oenglihatan yang digunakan dalam meditasi.


yellow

(kuning); pengalaman penglihatan yang ditimbulkan oleh energi sinar dari satu panjang gelombang kurang lebih 582 nanometer.


Hematidrosis

Adalah kondisi langka, dimana seseorang mengeluarkan keringat darah di saat stres.


yellow-sighted

(penglihatan-kuning); menyinggung satu kondisi patologis, dengan satu kepekaan terhadap warna kuning yang semakin meninggi.


Yerkes-Bridges Point Scale

(Skala Batas Yerkes-Bridges); satu adaptasi awal dari Skala Binet yang menggunakan batas-batas/ujung sebagai ganti bulan dari usia mental.


Young-Helmholtz Theory


z score

(skor z); satu skor standar terdiri dari perbedaan antara skor yang diperoleh dengan mean yang dibagi oleh deviasi standar (penyimpangan baku) dari distribusi.


Zeigarnik effect

(efek Zaigarnik); penemuan yang menyatakan bahwa tugas-tugas yang diganggu atau diselang, akan diingat lebih baik daripada tugas-tugas yang terselesaikan, asalkan ego subjek yang bersangkutan terlibat secara penuh dalam tugas-tugas yang belum terselesaikan tersebut.


Zeitgeist

(Zeitgeist); (secara harfiah berarti time spirit = jiwa zaman), semangat atau jiwa dari zaman.


zenophobia

(senofobia); satu ketakutan patologis terhadap orang-orang asing.


zeppia

(zeppia); (R.B. Cattel) satu sifat faktor yang diidentifikasikan sebagai salah satu super ego yang luwes.


zero-order

(orde-nol); nenyinggung koefisien kolerasi yang telah diperhitungkan dari data, dimana tidak ada variabel yang dibuat konstan. Koefisien korelasi produk-momen yang khas kita jumpai, merupakan satu korelasi orde-nol. Lawannya PARTIAL CORRELATION.


zeta

(zeta); perbedaan antara kuadrat-kuadrat dari perbandingan korelasi dan koefisien korelasi.


Automatonophobia

Fobia ketakutan pada patung boneka.


Zollner illution

(ilusi Zollner); satu ilusi dari persepsi ruang penglihatan, di mana terdapat dua garis paralel yang dipotong-potong oleh banyak garis diagonal pendek yang letaknya miring dalam arah yang bertentangan, tampak akan menyimpang atau berbeda.


zooerasty

(zooerasti); hubungan seksual dengan seekor binatang.


zoomorphism

(zoomofisme); penafsiran mengenai tingkah laku manusia dalam bentuk cerita-cerita binatang.


zoophilia

(zoofilia); satu cinta yang sangat kuat atau rasa sangat tertarik yang luar biasa kepada binatang.


zoophobia

(zoofobia); ketakutan pada binatang.


Zurich School

(aliran Zurich); nama yang diberikan kepada para pengikut Carl Jung, yang membangun sistemnya di Zurich, negara Swiss. Lihat ANALYTICAL PSYCOLOGY.


zygote

(zigota); satu sel yang terbentuk dari panduan dua gamet atau dua sel kelamin.


Ablutophobia

Takut Mandi, Mencuci, Atau Membersihkan


Acrophobia, Altophobia

Takut Akan Ketinggian


Agoraphobia

Takut Akan Tempat Atau Peristiwa Di Mana Seseorang Tidak Dapat Melarikan Diri Atau Ketika Bantuan Tidak Tersedia


Agoraphobia

Takut Akan Gangguan Seksual


Aichmophobia

Takut Akan Benda


Algophobia

Takut Akan Rasa Sakit


Agyrophobia

Takut Nak Melintas Jalan


Androphobia

Takut Akan Lelaki


Anthropophobia

Takut Orang Atau Berada Di Sebuah Syarikat


Anthophobia

Takut Bunga


Aquaphobia

Takut Air


Arachnofobia

Takut Labah


Astraphobia, Astrapophobia, Brontophobia, Keraunophobia

Takut Guruh, Petir Dan Ribut


Atychiphobia

Takut Gagal


Aviophobia, Aviatophobia

Takut Terbang


Bacillophobia, Bacteriophobia, Microbiophobia

Takut Mikrob (sejenis Mikro


Bathophobia

Takut Kedalaman


Blood

Injection


Chorophobia

Takut Menari


Cibophobia, Sitophobia

Keengganan Untuk Makan, Sinonim Untuk Anorexia Nervosa


Claustrophobia

Takut Akan Tiada Jalan Keluar Dan Masuk


Coulrophobia

Takut Badut


Decidophobia

Takut Membuat Keputusan


Dental fobia, Dentophobia, Odontophobia

Takut Doktor Gigi Dan Prosedur Pergigian


Disposophobia

Takut Disingkirkan Atau Kehilangan Sesuatu


Dysmorphophobia, atau gangguan dismorfik badan

Takut Akan Kecacatan Tubuh Secara Kenyataanatau Khayalan


Emetophobia

Takut Muntah


Epistaxiophobia

Takut Pendarahan Hidung


Ergasiophobia, Ergophobia

Takut Kerja Atau Takut Akan Pembedahan


Ergophobia

Takut Bekerja


Erotophobia

Takut Akan Percintaan Seksual Atau Soalan Seksual


Erythrophobia

Terlalu Malu


Gelotophobia

Takut Ditertawakan


Gephyrophobia

Takut Jambatan


Genophobia, Coitophobia

Takut Hubungan Seksual


Gerascophobia

Takut Menjadi Tua Atau Penuaan


Gerontophobia

Takut Menjadi Tua, Atau Kebencian Dan Ketakutan Pada Orang Tua


Glossophobia

Takut Berbicara Di Depan Umum


Gymnophobia

Takut Telanjang


Gynophobia

Takut Perempuan


Halitophobia

Takut Bau Mulut


Haptephobia

Takut Disentuh


Heliophobia

Takut Cahaya Matahari


Hemophobia, Haemophobia

Takut Darah


Hexakosioihexekontahexaphobia

Takut Angka 666


Hoplophobia

Takut Senjata, Khususnya Senjata Api


Kinemortophobia

Takut Akan Zombi


Koumpounophobia

Takut Jahit Butang


Ligyrophobia

Takut Bunyi Kuat


Lipophobia

Takut / Menghindari Lemak Dalam Makanan


Medication phobia

Takut Ubat


Megalophobia

Takut Besar


Mysophobia

Takut Kuman, Pencemaran Atau Kotoran


Necrophobia

Takut Kematian Dan Mati


Neophobia, Cainophobia, Cainotophobia, Cenophobia, Centophobia, Kainolophobia, Kainophobia

Takut Akan Pembaharuan


Nomatophobia

Takut Nama


Nomophobia

Takut Atau Risau Tiada Telefon Atau Kehilangannya


Nosophobia

Takut Dijangkiti Penyakit


Nosocomephobia

Takut Hospital Atau Klinik


Nostophobia

Takut Pulang Ke Rumah


Nyctophobia, Achluophobia, Lygophobia, Scotophobia

Takut Akan Kegelapan


Oikophobia

Takut Persekitaran Rumah Dan Peralatan Rumah


Osmophobia, Olfactophobia

Takut Bau


Paraskavedekatriaphobia, Paraskevidekatriaphobia, Friggatriskaidekaphobia

Takut Hari Jumat Tanggal13


Panphobia

Ketakutan Daripada Sesuatu Atau Ketakutan Berterusan Daripada Punca Yang Tidakdiketahui


Phasmophobia

Takut Hantu


Phagophobia

Takut Menelan


Pharmacophobia

Sama Seperti Fobia Ubat


Philophobia

Takut Cinta


Phobophobia

Takut Mempunyai Fobia


Phonophobia

Takut Bunyi Kuat


Porphyrophobia

Takut Warna Ungu


Pyrophobia

Takut Api


Radiophobia

Takut Keradioaktifan Atau Sinar


Sociophobia

Takut Orang Atau Keadaan Yang Sosial


Scolionophobia

Takut Sekolah


Scopophobia

Takut Memandang Atau Menatap


Somniphobia

Takut Tidur


Spectrophobia

Takut Cermin Dan Refleksi Sendiri


Taphophobia

Takut Kubur, Atau Takut Ditempatkan Di Kubur Ketika Masih Hidup


Technophobia

Takut Teknologi


Telephone phobia

Ketakutan Atau Keengganan Membuat Atau Menerima Panggilan Telefon


Tetraphobia

Takut Angka 4


Thanatophobia

Takut Mati


Thermophobia

Takut Panas


Tokophobia

Takut Melahirkan


Traumatophobia

Takut Mengalami Kecederaan


Triskaidekaphobia, Terdekaphobia

Takut Angka 13


Trypanophobia, Belonephobia, Enetophobia

Takut Jarum Atau Suntikan


Workplace Phobia

Takut Tempat Kerja


Xenophobia

Takut Orang Asing, Atau Alien


Afeksi

Perasaan kasih sayang; perasaan dan emosi yg lunak Dikirim oleh:Osa | [email protected]


Intelegensi

daya reaksi atau penyesuaian yang cepat dan tepat, baik secara fisik maupun mental, terhadap pengalaman baru, membuat pengalaman dan pengetahuan yang telah dimiliki siap untuk dipakai apabila dihadapkan pada fakta atau kondisi baru; kecerdasan Dikirim oleh:Osa | [email protected]


Misophonia

Penyakit kelainan saraf, dimana penderita membeci suara orang lagi makan atau suara orang bernafas


Lychnobite

adalah sebutan untuk orang yang bekerja di malam hari dan tidur di siang hari.


Librocubicularist

Adalah sebutan untukseseorang yang suka membaca di tempat tidur.


Urophobia

Adalah fobia takut buang air kecil, terjadi karena trauma saat berada di kamar mandi.


Phthiriophobia

Adalah sebutan untuk seseorang yang takut Rambutnya Kutuan.


Phobophilia

Adalah menyukai dan menikmati situasi atau rasa takut.


Phasmophobia

Adalah fobia atau ketakutan akan hantu.


Katsaridaphobia

Adalah fobia / takut pada kecoa.


Delusi

pikiran atau pandangan yang tidak berdasar (tidak rasional), biasanya berwujud sifat kemegahan diri atau perasaan dikejar-kejar; pendapat yang tidak berdasarkan kenyataan; khayal Dikirim oleh:Osa | [email protected]


Depresi

gangguan jiwa pada seseorang yang ditandai dengan perasaan yang merosot (seperti muram, sedih, perasaan tertekan) Dikirim oleh:Osa | [email protected]


Agresif

cenderung (ingin)menyerang sesuatu yang dipandang sebagai hal atausituasi yang mengecewakan, menghalangi, atau menghambat. Dikirim oleh:Osa | [email protected]


Empati

keadaan mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang ataukelompok lain. Dikirim oleh:Osa | [email protected]


Peladophobia

Adalah fobia atau rasa takutterhadap orang berkepala botak.


Levophobia

Adalah fobia atau rasa takut berlebih pada benda-benda yang berada di sebelah kiri.


Alexithymia

Adalah kesulitan mengungkapkan perasaan kepada orang lain.


Disleksia

gangguan belajar spesifik pada operasi hitungan matematika seperti pada perkalian, pembagian, penjumlahan dan pengurangan. Dikirim oleh:mirna | [email protected]


personality (kepribadian)

penggambaran tingkah laku secara deskriptif tanpa memberi nilai Dikirim oleh:cindy | [email protected]


character (karakter)

penggambaran tingkah laku dengan menonjolkan nilai (benar-salah, baik-buruk) baik secara eksplisit maupun implisit Dikirim oleh:cindy | [email protected]


disposition (watak)

karakter yg telah lama dimiliki dan belum berubah sampai sekarang Dikirim oleh:cindy | [email protected]


temperamen

kepribadian yg berkaitan erat dengan determinan biologik atau fisiologik, disposisi hereditas Dikirim oleh:cindy | [email protected]


habit (kebiasaan)

respon yg sama cenderung berulang untuk stimulus yg sama Dikirim oleh:cindy | [email protected]


type-attribute (ciri)

mirip dengan sifat, namun dalam kelompok stimuli yg lebih terbatas Dikirim oleh:cindy | [email protected]


traits (sifat)

respon yg sama terhadap sekelompok stimuli yg mirip, berlangsung dalam waktu yg relatif lama Dikirim oleh:cindy | [email protected]


Halusinasi

pengalaman indra tanpa adanya perangsang pada alat indra yang bersangkutan, misal mendengar suara tanpa ada sumber suara tersebut Dikirim oleh:Osa | [email protected]


Manikdepresi

bentuk gangguan jiwa (psikosis) dengan gejala gembira dan sedih silih berganti; kegembiraan dan kesedihan yang berlebihan yang tidak sesuai dengan rangsangan yang ada Dikirim oleh:Osa | [email protected]


L-wordphobia

ketakutan utk berpacaran lagi karena trauma di sakiti.


Technophile

Sebutan untuk orang yang antusias terhadap teknologi baru.


Erotomania

Suatu jenis khayalan dimana penderitanya mengira ada seseorang yang sedang jatuh cinta padanya


Delusi

suatu keyakinan yg dipegang secara kuat namun tidak akurat, tidak memiliki dasar dalam realitas.


Katarsis

pelepasan emosi negative yang tertekan dapat bergejolak dalam diri individu; Upaya pelepasan dr ketegangan. #Psikologi


Alliumphobia

Takut pada bawang putih


Catagelophobia

takut akan ditertawakan


Coimetrophobia

ketakutan pada kuburan.


L-wordphobia

ketakutan utk berpacaran lagi karena trauma di sakiti. Takut pacaran lagi. Dikirim oleh:AndroLite | an



katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy