Dikiaskan kepada seseorang laki-laki di Minangkabau yang menikahi perempuan , kemudian hidup di rumah istrinya, tetapi tidak punya tanggung jawab dan hanya sebagai penumpang saja tetapi apabila ada yang tidak menyenangkan hatinya, ia akan meninggalkan istrinya
Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar
Adat hidup tolong-menolong, syariat palu-memalu
Dalam kehidupan setiap hari kita haruslah saling tolong-menolong
Adat menyabung, adat gelanggang
Peraturan
Banyak bicara tetapi tidak banyak pengetahuannya atau pengalamannya
Sangat cerdik dan licin sekali
Alur bertempuh, jalan berturut
Semua menurut adat atau kebiasaan yang lazim
Ampang sampai ke sebrang, dinding sampai ke langit
Bertindak tidak tanggung-tanggung
Anak anjing itu, bolehkan menjadi anak musang jebat?
Orang hina itu , mungkinkah mendapat seperti orang ningrat
Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar
Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya
katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019
Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian