Kata Kamus

Kamus psikologi - Arti paralalia



paralalia

(paralalia); dalam cara berbicara, merupakan ketidakmampuan untuk mengucapkan bunyi-bunyi tertentu, atau berupa pengucapan bunyi-bunyi yang tidak benar


balance

(keseimbangan, ketenangan); 1. menegakkan sikap perawakan yang tegak dan stabil seimbang. 2. dalam estetika, menurupakan kaitan yang harmonis antara bagian-bagian dari satu hasil artistik. 3. keseimbangan emosional, atau tidak adanya eksentrisitas (hal-hal yang eksentrik).


Telephone phobia

Ketakutan Atau Keengganan Membuat Atau Menerima Panggilan Telefon


ecbactic

(ekbaktis); satu hasil atau akibat tanpa tujuan. Lawannya ialah TELIC.


Gynophobia

Takut Perempuan


abnormal

(abnormal, tidak normal ); berbeda atau sangat menyimpang dari kenormalan; penulisan mengenai tingkah laku yang menyimpang secara mencolok dari acuan normatif, sehat atau diinginkan sekali secara psikologis, dilihat dari satu titik pandangan penyesuaian diri. Istilah tersebut sering mengandung konotasi kuat ten tang suatu hal yang tidak diinginkan atau yang patologis: tetapi kadangkala juga dipakai untuk menyatakan sifat supernormalitas atau superioritas ekstrem. 2. dalam distribusi-distribusi statistik, istilah terse but menyatakan skor atau angka-angka yang atypis atau yang di luar kenormalan, atau di luar jarak yang diharapkan dari skor-skor atau biji-bijinya. Sekalipun istilah abnormal dan normal telah digunakan secara luas baik dalam penulisan teknis maupun populer, namun jelas sulit untuk didefinisikan secara tepat. Beberapa pihak yang ber-wewenang menyarankan agar abnormalitas didefinisikan dalam angka-angka statistik yaitu individu yang jatuh di luar batas-batas tertentu sepanjang kurva probabilitas normal harus dianggap sebagai abnormal. Kesulitan dengan definisi ini justru terletak dalam penentuan di mana kita harus menetapkan batas-batasnya, atau peletakan titik-titik akhirnya. Orang lain menegaskan, bahwa kenormalan dan keabnormalan harus didefinisikan sesuai dengan ukuran-ukuran baku kultural; dengan demikian memungkinkan munculnya ruang gerak yang luas bagi relativitas kultural. Beberapa penulis menyatakan bahwa kenormalan harus didefinisikan sebagai ihwal yang menyangkut masalah subjektif, atau berkenaan dengan perasaan-perasaan individu yang me-madai atau adekuat, kebahagiaan dan keterkaitan dengan individu lain. Dalam penggunaan definisi ini, harus diberikan ruang gerak yang cukup luas bagi penilaian klinis. Lihat juga istilah NORMAL; NEUROTIC; PSYCHOTIC; ADJUSTMENT; MALADJUSTMENT.


parabiosis

(parabiosis); 1. kehilangan daya konduksi dalam satu syaraf untuk Sementara waktu. 2. kebersamaan satu sistem organ umum, khususnya sistem peredaran.



Kata Semangat!!

Jangan sesumbar bahwa orang kaya itu belum tentu bahagia, jika kita sendiri belum berbahagia.

lihat

Kata Semangat!!

Pengalaman adalah guru yang keras karena dia memberi kita tes yang pertama, lalu pelajaran setelahnya.

lihat

Kata Semangat!!

Jangan pernah menyerah! Jika Tuhan belum menjawab doamu, itu karena Tuhan punya rencana yg lebih baik tuk hidupmu.

lihat

Kata Gaul

Sabi = Bisa

Kamu sabi engga datang ke saya! Kamu bisa engga datang ke saya!

lihat

Kata Gaul

Tormod = Sakit perut

Aduuh, gara-gara makan rujak tormod dech! Aduuh, gara-gara makan rujak sakit perut dech!

lihat

Kata Gaul

CMIIW = Correct Me If I’m Wrong - Betulkan jika saya salah

Setau gwe, dia emang udah pacaran lama, CMIIW! Setau gwe, dia emang udah pacaran lama, Correct Me If I’m Wrong!

lihat

Kamus Psikologi

absolute impression

(kesan mutlak); satu pertimbangan mengenai intensitas, kecemerlangan, bobot dan lain-lain, ketika perangsang disajikan tanpa sebarang standar perbandingan. Pernyataan "Bayi ini gemuk" menggambarkan satu kesan mutlak. (Dibedakan dari ABSOLUTE JUDGMENT).

lihat

Kamus Psikologi

y value

(); lihat AXIS.

lihat

Kamus Psikologi

habit

(kebiasaan); 1. satu reaksi yang diperoleh atau dipelajari. 2. satu kegiatan yang menjadi relatif otomatis setelah melewati praktik yang panjang. 3. pola pikiran atau sikap yang relatif tetap terus-menerus. 4. satu bentuk karakteristik dari tingkah laku; ciri, sifat. 5. satu dorongan yang diperoleh atau dipelajari, seperti kecanduan obat bius.

lihat

Kamus Jawa

jumeneng (ejaan/bacaan jawa = jumeneng )

berdiri. Kata Krama Inggil

lihat

Kamus Jawa

dalah (ejaan/bacaan jawa = dalah )

dan; bersama dengan

lihat

Kamus Jawa

kekayaan

bandha

lihat

Kamus Indonesia

suruh

perintah (supaya melakukan sesuatu);-- perintah dan larangan; memerintah (supaya melakukan sesuatu): memerintah supaya pergi ke ... (untuk melakukan sesuatu); mengutus: menyuruh mengerjakan sesuatu; memerintahkan; menyuruh pergi ke ...; mengutus: perintah: sesuatu yg disuruhkan; perbuatan (hal dsb) menyuruh; penyuruh; orang yg disuruh; pesuruh; abdi atau hamba yg disuruh; orang yg disuruh; suruhan; orang yg menyuruh; perbuatan (hal dsb) menyuruh

lihat

Kamus Indonesia

ganyah

menggosok (mengurut dsb) kuat-kuat; menggahar; memukul keras-keras

lihat

Kamus Indonesia

merasi

lihat raras

lihat


Kamus Bahasa Indonesia | Kamus Psikologi | Kamus Bahasa Jawa | Kamus Aceh | Kamus Sansekerta | Kamus Farmasi | Istilah Kedokteran | Istilah Hukum | Istilah Ekonomi | Istilah Biologi | Kumpulan Kata Semangat | Kumpulan Kata Gaul | Kumpulan Tebakan Lucu | Peribahasa Indonesia | Kumpulan Status WA | Kumpulan Status Lucu | Kumpulan Status | Artikel

katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy