Adat dunia balas-membalas, syariat palu-memalu

Kebaikan hendaknya dibalas dengan kebaikan, kejahatan dibalas dengan kejahatan pula

Gambar dari Adat dunia balas-membalas, syariat palu-memalu

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adat muda menanggung rindu, adat tua menahan ragam

Tiap-tiap orang harus sudah menerima sesuatu yang sudah jamaknya/ sewajarnya

Amra disangka kedongdong

Sesuatu yang baik disangka buruk

Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar

Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya

Anak dipangku , kemenakan dibimbing

Baik anak kandung maupun akan kaum kerabat harus tetap diperhatikan

Angin-anginan

Kedaan yang tidak tetap , selalu berubah-ubah, tidak stabil

Anjing diberi makan nasi , bilakah kenyang

Orang yang loba, rakus dan tamak tidak pernah puas dengan keuntungan yang diperoleh nya

Anjing yang jelek tidak pernah melihat serigala

Orang yang takut untuk memulai pekerjaan, tidak akan berhasil selama hidupnya

Badai pasti berlalu

Segala penderitaan pasti ada akhirnya


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian