Adat dunia balas-membalas, syariat palu-memalu

Kebaikan hendaknya dibalas dengan kebaikan, kejahatan dibalas dengan kejahatan pula

Gambar dari Adat dunia balas-membalas, syariat palu-memalu

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adat rimba raya, siapa berani ditaati

Kehidupan manusia yang menggunakan kekerasan atau kepuasan saja, dan tidak menggunakan akal

Air mata jatuh ke perut

Sangat bersedih hati tetapi ditahan/ disimpan saja

Akal seperti kancil beranak

Sangat cerdik dan licin sekali

Ampang sampai ke sebrang, dinding sampai ke langit

Bertindak tidak tanggung-tanggung

Angan lantas paham tertumbuk

Mudah menurut teori, tetapi sukar dilaksanakan, sehingga kehilangan akal untuk memikirkannya

Angin bersiru kami lah tahu

Arif terhadap sikap seseorang yang telah berubah kepada kita

Angin tinggi akan meniup bukit yang tinggi pula

Semakin tinggi posisi seseorang, semakin tinggi pula hambatan dan tantangannya

Anjing itu biar dipukul sekalipun, berulang juga ia ke tempat yang banyak tulang

Orang jahat, biarpun sudah dihukum, ia akan terus melakukan kejahatan


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian