Anak seseorang penaka tiada

Memiliki hanya satu-satunya, bila hilang tidak dapat gantinya

Ada adat dan lembaganya, ada udang dan laksananya

Segala sesuatu ada hukum dan aturannya

Air laut asin sendiri

Ejekan kepada orang yang memuji diri sendiri

Air mata buaya

Pura-pura sedih untuk mengelabui orang lain

Air udik sungai semua teluk diramai

Orang boros yang ketika sedang mempunyai uang, semuanya hendak dibeli; tidak memilih

Ajal di tangan Tuhan

Mati itu ditentukan oleh Tuhan

Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Tak ada sesuatu yang terus menjadi sempurna, mesti secara berangsur-angsur

Akal tiga jengkal

Merasa diri kurang dari orang lain

Alah disabung, menang disorak

Sudah kalah, tapi masih besar omong


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian