Didenda dengan emas yang habis, dipancung dengan pedang yang hilang

Tidak melaksanakan hukuman dan tidak membayar dengan karena menghendaki perdamaian

Gambar dari Didenda dengan emas yang habis, dipancung dengan pedang yang hilang

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adat diisi lembaga dituang

Mengerjakan sesuatu dengan menurut kebiasaan yang terpakai

Air pun ada pasang surutnya

Untung dan malang itu berganti-ganti, tak selamanya senang

Air sama air bersatu, namun sampah ketepi jua

Bila terjadi perselisihan antara saudara yang dicampuri oleh pihak ketiga, kelak orang bersaudara itu akan berbaikan kembali, sedangkan pihak ketiga akan mendapat malu

Akal akar berpulas tak patah

Orang yang pandai tak akan mudah terkalahkan dalam perdebatan

Ampang-ampang (Ungkapan)

Pintu kereta (perlintasan kereta api dengan jalan raya)

Anak dipangku , kemenakan dibimbing

Baik anak kandung maupun akan kaum kerabat harus tetap diperhatikan

Anjing diberi makan nasi , bilakah kenyang

Orang yang loba, rakus dan tamak tidak pernah puas dengan keuntungan yang diperoleh nya

Anjur surut bak bertanam

Bertipu muslihat melakukan suatu pekerjaan


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian