Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Tak ada sesuatu yang terus menjadi sempurna, mesti secara berangsur-angsur

Gambar dari Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adat periuk berkarat, adat lesung berdedak

Tidak ada manusia yang sempurna, pasti ada kelebihan dan kekurangan

Adat rimba raya, siapa berani ditaati

Kehidupan manusia yang menggunakan kekerasan atau kepuasan saja, dan tidak menggunakan akal

Adat sepanjang jalan, cupak sepanjang betung

Setiap perbuatan ada aturannya sendiri

Air orang disauk, ranting orang dipatah, adat orang diturut

Kita hendaknya menurutkan adat negeri atau daerah masing-masing

Air mata buaya

Pura-pura sedih untuk mengelabui orang lain

Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Tak ada sesuatu yang terus menjadi sempurna, mesti secara berangsur-angsur

Ampang-ampang (Ungkapan)

Pintu kereta (perlintasan kereta api dengan jalan raya)

Ampang sampai ke sebrang, dinding sampai ke langit

Bertindak tidak tanggung-tanggung


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian