Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Tak ada sesuatu yang terus menjadi sempurna, mesti secara berangsur-angsur

Gambar dari Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adat teluk timbunan kapal, adat gunung tepatan kabut

Bila meminta hendaknya kepada orang yang kaya, dan bila bertanya hendaknya kepada orang pandai

Air cucuran atau jatuhnya kepelimbangan juga

Tingkah laku anak meniru tingkah laku orang tuanya

Air mata jatuh ke perut

Sangat bersedih hati tetapi ditahan/ disimpan saja

Aku kalah kau tak menang

Jawaban yang mau menang sendiri

Alah disabung, menang disorak

Sudah kalah, tapi masih besar omong

Alah limau oleh benalu

Orang yang menyusahkan atau merugikan hidup orang tempat dia menumpang

Alang-alang berminyak biar licin

Mengerjakan sesuatu janganlah setengah-setengah, tetapi bersungguh-sungguhlah agar tercapai maksud dan tujuan

Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar

Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian