Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Tak ada sesuatu yang terus menjadi sempurna, mesti secara berangsur-angsur

Gambar dari Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adakah dari telaga yang jernih mengalir air yang keruh?

Adakah dari mulut orang yang baik keluar perkataan-perkataan yang keji?

Adakah duri dipertajam?

Apakah ada orang yang menolong untuk memperkuat musuhnya

Adakah orangtua kehilangan tongkatnya dua kali?

Adakah orang yang sudah berpengalaman, mengulangi kesalahan yang sama?

Adat gunung tempatan kabut

Kepada yang pandai kita bertanya dan kepada yang kaya kita meminta/ meminjam

Akal akar berpulas tak patah

Orang yang pandai tak akan mudah terkalahkan dalam perdebatan

Aku kalah kau tak menang

Jawaban yang mau menang sendiri

Ampang sampai ke sebrang, dinding sampai ke langit

Bertindak tidak tanggung-tanggung

Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar

Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian