Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Tak ada sesuatu yang terus menjadi sempurna, mesti secara berangsur-angsur

Gambar dari Akal tak sekali tiba, runding tak sekali datang

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adakah dari telaga yang jernih mengalir air yang keruh?

Adakah dari mulut orang yang baik keluar perkataan-perkataan yang keji?

Adat mati jenguk menjenguk, adat sakit datang mendatangi

Dalam hidup harus bergaul dengan masyarakat, saling menolong dan menjenguk dikala susah dan senang

Aku kalah kau tak menang

Jawaban yang mau menang sendiri

Alah limau oleh benalu

Orang yang menyusahkan atau merugikan hidup orang tempat dia menumpang

Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar

Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya

Anak seseorang penaka tiada

Memiliki hanya satu-satunya, bila hilang tidak dapat gantinya

Angan-angan mengikat tubuh

Bersusah hati karena memikirkan hal yang bukan-bukan

Angan lantas paham tertumbuk

Mudah menurut teori, tetapi sukar dilaksanakan, sehingga kehilangan akal untuk memikirkannya


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian