Empat bangsal, lima genap, dikendur berdenting-denting, di tegang berjela-jela

Perihal orang yang bila dikerasi bersikap lembut, tetapi bila ditegur dengan lembut malah bersikap keras

Gambar dari Empat bangsal, lima genap, dikendur berdenting-denting, di tegang berjela-jela

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adat berunding di atas rumah

Jangan membicarakan sesuatu yang penting di sembarang tempat

Adat periuk berkarat, adat lesung berdedak

Tidak ada manusia yang sempurna, pasti ada kelebihan dan kekurangan

Air susu dibalas dengan air tuba

Kebaikan dibalas dengan kejahatan

Akal keeling (ungkapan)

Mempunyai akal yang licik

Alah disabung, menang disorak

Sudah kalah, tapi masih besar omong

Alah membeli menang memakai

Membeli barang bagus tetapi mahal masih lebih menguntungkan dari pada membeli barang murah tapi cepat rusak

Ampang sampai ke sebrang, dinding sampai ke langit

Bertindak tidak tanggung-tanggung

Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar

Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian