dahulu parang sekarang besi, dahulu sayang sekarang benci

Perihal perubahan hati seorang yang pada mulanya sangat menyayangi menjadi sangat benci

Gambar dari dahulu parang sekarang besi, dahulu sayang sekarang benci

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Adat berunding di atas rumah

Jangan membicarakan sesuatu yang penting di sembarang tempat

Aib dibalas dengan aib

Membalas sesuatu dengan hal yang sama atau seimbang

Air sama air bersatu, namun sampah ketepi jua

Bila terjadi perselisihan antara saudara yang dicampuri oleh pihak ketiga, kelak orang bersaudara itu akan berbaikan kembali, sedangkan pihak ketiga akan mendapat malu

Air yang tenang deras di dalamnya

Jangan menganggap enteng kepada orang yang pendiam, karena biasanya orang yang pendiam itu banyak ilmunya

Ajal di tangan Tuhan

Mati itu ditentukan oleh Tuhan

Aku kalah kau tak menang

Jawaban yang mau menang sendiri

Alah mau bertimbang enggan, cungkil merih akan pembayar

Tiada menepati janji hingga cekcok

Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar

Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian