Cupak dialih orang berdagang, jalan dialih orang lalu

Perihal suatu kebiasaan yang sudah berubah karena kemajuan zaman

Gambar dari Cupak dialih orang berdagang, jalan dialih orang lalu

Cara download gambar : Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar

Baca juga :

Air pun ada pasang surutnya

Untung dan malang itu berganti-ganti, tak selamanya senang

Akal akar berpulas tak patah

Orang yang pandai tak akan mudah terkalahkan dalam perdebatan

Akal seperti kancil beranak

Sangat cerdik dan licin sekali

Akal tiga jengkal

Merasa diri kurang dari orang lain

Anak dapat dirumpun buluh, anak singiang-ngiang rimba, anak besar di tengah pasar

Walaupun menyayangi seseorang janganlah memanjakannya karena hal itu mendatangkan kerugian baik diri sendiri maupun orang yang memanjakannya

Angguk bukan, geleng iya

Lain dimulut lain dihati

Anggun gaya jalan seimbang

Bingung atau ragu dalam mengambil keputusan

Anjing diberi makan nasi , bilakah kenyang

Orang yang loba, rakus dan tamak tidak pernah puas dengan keuntungan yang diperoleh nya


katakamus.id merupakan situs referensi untuk mencari kata, makna kata dan arti kata! © 2019

Tentang Kami | Disclaimer | Privacy Policy| Keyword Pencarian